Alami KDRT, Wanita Asal Sinjai Ini Minta Tolong Dipulangkan ke Kampungnya

802
Ketua HIMAS Sultra Sofyan

BeritaRakyat.id., Kendari – Seorang ibu rumah tangga (IRT) inisial, AS (18), yang kini berdomisili di Kecamatan Pomala, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengaku menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Jumat (21/08/2020). Tanpa alasan yang jelas, ia dianiaya suaminya hingga mengalami rasa sakit di sekujur tumbuhnya.

Tak terima mendapat perlakuan kasar dari suaminya itu, AS melapor ke pihak kepolisian tapi kemudian memilih jalan damai dengan suaminya dengan menandatangani sejumlah poin perjanjian di atas kertas bermaterai.

Namun, meski telah berdamai, AS mengaku tak mau lagi tinggal bersama suaminya. Ia
trauma dengan kasus kekerasan yang dialaminya itu.

“Saya tidak bisa lagi sama-sama suamiku. Saya takut jangan sampai saya dibunuh,” ujar AS, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (21/08/2020) malam.

Saat ini pun, korban terus dihantui rasa takut dan ingin pulang ke kampung halamannya di Sinjai, Sulawesi Selatan. Namun, ia mengaku tidak memiliki uang sepeser pun untuk biaya pulang.

Baca Juga :  Gerindra Muna Bergerak Sosialisasikan Andi Sumangerukka Cagub Sultra

“Saya ingin sekali pulang kampung saja, tapi tidak ada sekali uang saya pegang,” katanya.

Ia pun berharap, ada pihak yang bisa menolongnya agar bisa pulang ke kampung
halamannya.

“Di pomala tidak ada sekali keluargaku. Hanya keluarganya suamiku saja,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi, Ketua Himpunan Keluarga Masyarakat Sinjai (HIMAS) Sultra, Sofyan, mengaku sudah mendapat laporan atas kasus KDRT yang dialami warga Sinjai itu. Saat ini, pihaknya tengah berupaya mendampingi korban agar tidak mengalami hal yang tidak diinginkan.

“Kami sudah komunikasi dengan pihak kepolisian dan korban. Saat ini yang kita lakukan adalah memastikan korban dalam kondisi aman dulu,” kata Sofyan.

Dikatakannya, mengenai keinginan korban untuk pulang ke Sinjai, HIMAS Sultra siap membantu.

“Kami pengurus HIMAS siap membantu biaya korban pulang ke Sinjai di kampung halamannya,” tandasnya.

NURSADAH