Angggota DPD RI Asal Sultra Siap Dorong Pemerintah Pusat Perjelas Status Honorer

78
dr Dewa Putu Ardika Seputra saat berkunjung ke BKD Sultra. (FOTO: IST)

BeritaRakyat.id, Kendari – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Sulawesi Tenggara (Sultra), dr Dewa Putu Ardika Seputra, mengaku akan memperjuangkan nasib tenaga honorer. Ia berjanji akan mendorong persoalan ini agar menjadi perhatian pemerintah pusat.

“Kita harus perjuangkan aspirasi mereka (tenaga honorer, red) karena mereka sudah lama mengabdi terhadap daerah,” tegas dr Dewa, saat melakukan kunjungan kerja ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, Senin (30/11/2020).

Dikatakannya, para tenaga honorer ini sudah berkontribusi besar terhadap daerah, sehingga mereka harus diperjuangkan untuk kejelasan statusnya dalam hal ini diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Ia menjelaskan, akibat perubahan Undang-Undang, berbagai persoalan menyangkut nasib tenaga honorer bermunculan. Salah satunya, belum ada kebijakan yang memberikan perlindungan kepada mereka.

“Untuk itu kami sebagai anggota Komite I DPD RI akan memperjuangkan semua persoalan tersebut, sehingga dapat terealisasi dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Ricuh, Musda Golkar Kolaka Diambil Alih DPD Sultra

Sementara itu, Kepala BKD Sultra Dra Zamuriah mengapresiasi langkah yang dilakukan anggota Komite I DPD RI tersebut.
Disebutkan, tenaga honorer yang ada di Sultra saat ini tercatat 1.348 orang yang terdiri dari tenaga honorer K2 950 orang dan tenaga honorer non K2 sebanyak 423, serta tenaga honorer kehutanan 165 orang.

Kemudian, guru di SMA dan SMK sebanyak 3.750 yang tersebar di Sultra. Dengan demikian jumlah keseluruhan tenaga honorer sebanyak 5.098 orang.

“Kami berharap semoga para tenaga honorer ini segera diangkat menjadi ASN, karena mereka sudah lama berkontribusi besar untuk daerah,” tutupnya.

RANDI/NURSADAH