APBD-P Sultra  Menurun, DPRD segera Lakukan Pembahasan

69
Gubernur Sultra Ali Mazi

BeritaRakyat.id, Kendari –  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Sulawesi Tenggara (Sultra) 2020, telah diserahkan ke pihak DPRD. Proses pembahasan pun segera dilaksanakan.

Melalui rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Jumat (16/10/2020), Gubernur Sultra Ali Mazi menjelaskan bahwa penyusunan raperda APBD-P 2020 itu mengacu pada peraturan menteri dalam negeri (Permendagri)  nomor 21 tahun 2011  tentang pengelolaan keuangan daerah dan permendagri nomor 33 Tahun 2019 tengang pedoman penyusunan APBD-P tahun anggaran 2020.

“Pada dasarnya kebijakan dalam rancangan penyusunan APBD-P tahun 2020 sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang menekankan pada keterpaduan dan sinkronisasi kebijakan dalam upaya kesejahteraan rakyat,” ucap Ali Mazi.

Penyusunan APBD-P 2020, kata Politisi Partai Nasdem itu,  telah melalui pembahasan serta pertimbangan yang matang sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Selanjutnya akan dibahas dalam persidangan DPRD Sultra,” pungkasnya.

Baca Juga :  Brigade ASR Bombana Perkenalkan Cagub Sultra Andi Sumangeruka di Desa Waemputtang

Sementara itu, sesuai raperda yang telah diserahkan ke DPRD tersebut, komponen pendapatan  daerah Sultra di APBD-P 2020 mengalami penurunan dari Rp4.432.000.000.000 berubah menjadi Rp4.008.000.000.000 atau turun sebesar 9,58 persen.

Kemudian, pendapatan daerah yang bersumber dari PAD mengalami perubahan yang semula ditargetkan sebesar Rp1.224.000.000.000 berubah menjadi Rp964.867.000.000 atau mengalami penurunan sebesar 21,19 persen.

Belanja daerah secara keseluruhan mengalami perubahan dari  Rp5.757.000.000.000 berubah menjadi Rp4.785.000.000.000 atau mengalami penurunan sebesar 16,87 persen. Begitu pun pembiayaan daerah mengalami perubahan dari yang semula Rp1.350.000.000.000 berubah menjadi Rp788.479.000.000 atau turun sebesar 41,61 persen

ODEK/NURSADAH