Arsalim Pastikan Beri Sanksi ASN yang Tak Netral di Pilkada Konsel

567
Plt Bupati Konsel Arsalim Arifin (menunjuk) saat melakukan kegiatan pemerintahan. (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id, Konawe Selatan – Kepala Kelurahan Landono Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara, Sawaluddin SSos, adalah ASN pertama yang harus siap menerima resiko karena terlibat politik praktis. Ia terbukti mengikuti kegiatan salah satu Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan.

Menerima laporan ketidaknetralan ASN tersebut, pelaksana tugas (Plt) Bupati Konsel, Arsalim Arifin, mewanti-wanti agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi.

Arsalim mengatakan, ASN yang terbukti melanggar aturan dengan terlibat politik praktis alias tidak netral dalam Pilkada Konsel yang akan digelar 9 Desember mendatang, maka sudah pasti akan dikenakan sanksi baik lisan maupun tertulis.

“Karena itu, saya ingatkan kepada seluruh ASN untuk menjaga netralitas di Pilkada Konsel ini, jika tidak ingin mendapat sanksi,” tegas Arsalim ditemui, Senin (28/09/2020).

Baca Juga :  Perempuan Golkar Sultra Siap Hadapi dan Menangkan Pilcaleg 2024

Kasus Lurah Landono itu sendiri, kata Arsalim, kini tengah proses untuk diusul ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Setidaknya ini menjadi contoh bagi abdi negara yang lain agar tetap patuh dengan ketentuan yang berlaku.

“Untuk Lurah Landono ini, akan segera ditindaklanjut dan BKD Konsel akan segera melakukan proses dan merekomendasikan ke KASN,” katanya.

AKBAR/NURSADAH