Bawaslu Konsel Ajak Pemantau Pemilu Bersinergi Awasi Pilkada

33
Rapat koordinas Bawaslu bersama KPU Konsel tentang pemgawasan partisipatif di Pilkada Konsel (FOTO : AKBAR)

BeritaRakyat.id, Konawe Selatan – Jelang pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya memaksimalkan fungsi pengawasan.

Namun demikian, dalam mengawasi jalannya Pilkada Konsel, Bawaslu masih perlu bersinergi dengan pihak lain. Salah satunya Pemantau Pemilu.

Sebagai upaya untuk membangun senergi dengan pemantau, Kamis (19/11/2020), Bawaslu Konsel menggelar rapat koordinasi (rakor) pengawasan partisipatif.

“Kami undang pemantau agar dapat bersama-sama sinergi dalam pengawasan, karena dengan kehadiran pemantau ini sangat membantu pihak Bawaslu dalam hal pengawasan sehingga diperlukan koordinasi bersama,” ucap Ketua Bawaslu Konsel Hasni

Koordinator Devisi Hukum dan Pengawasan KPU Konsel, Budiman, yang juga hadir dalam rapat rakor tersebut mengatakan bahwa Pilkada serentak kali ini dilaksanakan di tengah-tengah pandemi Covid-19. Sehingga, selain mengawasi tahapan Pilkada, juga penting dilakukan pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Baca Juga :  Sosialisasi Jam Malam, Tempat Nongkrong Jadi Sasaran Satpol-PP

“Masing-masing pemilih diharuskan menggunakan masker saat datang di TPS dan jika ada pemilih yang menggunakan masker dengan simbol atau gambar paslon, maka pihak KPPS harus meminta kepada pemilih tersebut untuk menggantinya dengan masker yang telah disediakan oleh penyelenggara,” katanya.

Selain itu, kata Budiman, setiap TPS juga harus menyiapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer, masker, dan menjaga jarak, di mana jarak tempat pemilih yakni satu meter. Dengan demikian, TPS mesti berukuran 8×10 meter.

“Sebelum dimulainya pencoblosan maka TPS harus disterilkan dengan melakukan penyemprotan disinfektan yang dilakukan oleh petugas kesehatan secara berkala. Harapan kami, pelaksanaan pemilihan nanti dapat berjalan dengan lancar dan mudah-mudahan tidak terjadi sengketa pemilu,” imbuhnya.

AKBAR/NURSADAH