Bawaslu Konsel Temukan 2 Kades dan 1 ASN Langgar Aturan Pilkada

2101
Ketua Bawaslu Konsel, Hasni. (FOTO : AKBAR)

BeritaRakyat.id,. Konawe Selatan – Sebanyak 25 anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam) di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, dikerahkan mengawasi tahapan pendaftaran dan deklarasi calon bupati dan wakil bupati baru-baru ini.

Ketua Badan pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Konsel, Hasni mengatakan, panwascam tersebut dikerahkan untuk mendekteksi pihak-pihak yang terlibat dalam tahapan Pilkada tersebut. Utamanya, ASN, kepala desa dan Aparatnya yang sesuai aturan tidak dibolehkan ikut terlibat dalam deklarasi dan pendaftaran calon kepala daerah itu.

“Kami menghimbau kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), kepala desa dan aparat desa untuk tidak terlibat langsung di dalam pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan,” ungkap Hasni, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (07/09/2020).

Diakuinya, saat pendaftaran dan deklarasi bakal pasangan calon, pihaknya kesulitan mendeteksi pihak-pihak yang terlibat karena rata-rata peserta menggunakan masker. Namun demikian, ada dua kepala desa dan ASN yang berhasil terdeteksi.

Baca Juga :  Pemberlakuan Jam Malam Dinilai Tak Efektif Memutus Penyebaran Covid-19

“Kami menemukan ada 2 kepala desa yang sementara masih kami telusuri dan juga aparatur sipil negara,” ujarnya.

Terkait kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Konsel, Syarif Sajang, bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) dalam kegiatan pendaftaran cakada itu, menurut Hasni, bukan pelanggaran. Terlebih, pejabat daerah tersebut menghadiri pendaftaran semua pasangan calon.

“Kecuali dia hadir bukan atas undangan KPU dan dia hadir di salah satu Paslon dan ikut deklarasi itu yang salah,” tutupnya.

AKBAR/NURSADAH