Berkas Perkara Kades Waworano Dilimpahkan ke Pengadilan

169
JPU Kejari Konsel Safri Abd Muin SH MH (FOTO: DOK)

BeritaRakyat.id, Konawe Selatan – Berkas perkara penganiayaan dengan tersangka Kepala Desa (Kades) Waworano Kecataman Kolono Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara, Suleman, telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Andoolo. Kini, jaksa yang menangani kasus tersebut tinggal menunggu jadwal sidang.

“Kami sudah limpahkan berkas perkara Kades Waworano ke pengadilan dengan permintaan untuk dilakukan pemeriksaan di persidangan karena itu sesuai dengan ketentuan dalam UU nomor 8 tahun 1981 tentang hukum acara pidana,” ujar Safri Abd Muin SH MH, sebagai jaksa penuntut umum (JPU) yang menangani perkara tersebut di Kejaksaan Negeri (Kejari) Konsel.

Setelah pelimpahan perkara itu, katanya, maka kewenangan selanjutnya menjadi tanggung jawab penuh PN Andoolo.

“Kami selaku jaksa hanya menunggu penetapan hari sidang, selanjutnya kami hadirkan terdakwa dan para saksi yang perkara tersebut untuk disidangkan,” jelas Safri, Rabu (13/01/3/2021).

Diketahui, korban dalam kasus penganiayaan ini adalah Kasidarni yang tidak lain adalah warga tersangka. Tindakan tak terpuji sang kades itu terjadi diduga terkait tahapan penyelenggaraan Pilkada Konsel 2019 lalu yakni perekrutan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di desanya.

Baca Juga :  Peduli Lingkungan, LKP Sultra Tanam Mangrove di Kolaka

Dalam tahapan perekrutan KPPS itu, anak tersangka yang juga ikut mendaftar tidak diakomodir oleh korban yang menjabat sebagai Ketua PPS Waworano. Hal ini kemudian membuat tersangka kecewa dan korban yang juga menjabat sebagai RT di Desa Waworamo dipecat.

Pemberhentian korban sebagai ketua RT secara sepihak itu kemudian diberitakan sejumlah media. Diduga karena keberatan dengan pemberitaan di media, Suleman kemudian menganiaya Kasidarni, Kamis (22/10/2020) malam. Ia pun dilaporkan ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kolono.

AKBAR/NURSADAH