BSI: Pasangan RAPI Kalahkan Petahana di Pilkada Muna

154
Hasil survei BSI untuk Pilkada Muna

BeritaRakyat.id, Kendari – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muna tanggal 9 Desember tinggal menghitung hari. Namun sebelum hari H pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Barometer Suara Indonesia (BSI) telah melakukan survei dan menyebut bahwa pasangan Rajiun Tumada – Lapili memenangkan Pilkada Muna dan menumbangkan pasangan Petahana LM Rusman Emba – Bachrun Labuta.

Direktur Eksekutif BSI (Barometer Suara Indonesia), Baso Affandi, SH mengatakan, elektabilitas pasangan RAPI unggul mengalahkan petahana.  Hal menarik karena sudah beberapa kali survei dilakukan sejak bulan januari (individu dan simulasi pasangan) nama LM. Rusman Emba memimpin mengalahkan nama lainnya.  Namun keadaan berubah saat survei bulan Agustus dan November ini.  Dinamisasi peta dukungan mulai terjadi perubahan saat pasangan LM. Rajiun Tumada dan La Pili disandingkan dan beredar kabar tak dapat kendaraan parpol untuk maju,  begitu resmi mendapatkan parpol pengusung dan pendukung inilah yang membuat sedikit terjadi turbulensi arus dukungan petahana.

“Sekedar gambaran bahwa BSI adalah lembaga yang saat pilkada Kota Bau-bau 2012 survei dan quick countnya sama dengan KPU. Begitupun jauh sebelum pemilihan Gubernur, mampu memotret keinginan warga setahun sebelum pemilihan. Jadi BSI berkeyakinan di Pilkada Muna bakal dimenangkan pasangan Rajiun – Lapili,”ungkapnya kepada sejumlah media di Kendari, Kamis (26/11/2020).

Dikatakan, Survey dilakukan sejak bulan Januari, elektabilitas LM. Rusman Emba secara personal selalu memimpin, namun setelah resmi mendapatkan pintu partai dan sosialisasi bersama pasangan masing-masing, justru posisi puncak yang awalnya selalu bertengger diposisi paling atas kini digeser oleh pasangan LM. Rajiun Tumada – Lapili

“Sebelum mengukur tingkat elektabilitas, tentunya didahului dengan mengukur tingkat keterkenalan dan kesukaan masing-masing pasangan, pada tingkat keterkenalan bisa dipastikan kedua pasangan di Kabupaten Muna dikenal oleh masyarakat lebih dari 90%,  artinya dalam hal memperkenalkan diri, gambar dan nama semua sudah menyelesaikan pekerjaan rumah,”katanya.

Baso Afandi memgaku, yang menjadi inti strategi dari masing-masing pasanganlah yang akan menentukan kedepan siapa yang bakal dipilih mayoritas warga Kabupaten Muna, utamanya persoalan track record, program yang akan dilakukan dan mau dikemanakan Kabupaten Muna kedepannya jika mereka diamanahkan menjadi pemimpin.

Baca Juga :  Anggota Komisi VII DPR RI Nilai Penyaluran Vaksin Sinovac Terburu-buru

“Dari survei terbaru dilakukan collecting data dilapangan dari tanggal  18 November sampai tanggal 21 November 2020 dengan 440 responden, menggunakan cara wawancara dengan tatap muka langsung menggunakan kuisioner dengan tekhnik sampling Multistage Random Sampling serta mempunyai nilai toleransi margin of error plus minus 4,8 persen.  Dengan mekanisme survey seperti ini bisa dipastikan semua populasi pemilih di Kabupaten Muna memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih sebagai responden (tidak tersegmentasi),”akunya.

Dijelaskan, dari data survey tersebut menunjukkan (lihat grafik) warga Kabupaten Muna menyatakan, pasangan LM. Rajiun Tumada – La Pili memuncaki peringkat dengan elektabilitas 42,50 ersen, kemudian disusul LM. Rusman Emba _ Bachrun Labuta dengan elektabilitas 36,36 persen.  Dari 440 responden itu, sebanyak 21,14 persen belum menentukan pilihan (Swing Voters).

Karena  Pilkada di Kabupaten Muna hanya diikuti oleh 2 pasangan calon (head to Head), maka bisa dipastikan pemenang pilkada nanti adalah pasangan calon yang memperoleh lebih dari 50 persen suara Rakyat di Kabupaten Muna.  Yang menarik menjadi rebutan adalah suara ngambang  atau swing voters yang masih berada diangka 21,14 persen tersebut.

“Kemana kecenderungan suara mengambang tersebut akan melabuhkan pilihannya ? Seperti lazimnya dan pengalaman kami dilapangan bahwa kecenderungan pemilih mengambang akan memberikan hak suaranya adalah dimana kekuatan yang terbesar yang punya potensi menang.  Kedua : biasanya suara mengambang itu lebih besar akan berpihak pada pasangan penantang.  Hal ini didasari pada pengalaman kami di beberapa daerah yang pernah survei menjelang pemilihan,”jelasnya.

Ditambahkan, berdasarkan temuan lapangan tersebut, jika dilakukan pemilihan bupati dan wakil bupati di Kabupaten Muna hari ini, maka pihak kami bisa memastikan bahwa pasangan yang bakal memenangkan kontestasi di Kabupaten Muna adalah pasangan Rajiun Tumada –La Pili.

“Akhirnya kami ingin menyampaikan selamat berkompetisi yang sehat, kiranya pesta demokrasi kali ini menjadi ajang memilih pemimpin dengan jujur dan adil,”tandasnya.

ODEK