December 12, 2017

Desa Jambewangi Minta Dibagi Tiga Wilayah

Ketua Panitia Pemekaran Desa Jambewangi, Ahmad Nehro Jaeni, SP saat menyampaikan aspirasi ke Komisi I DPRD Banyuwangi

BANYUWANGI – Panitia persiapan pemekaran Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, beserta sejumlah perwakilan warga mendatangi Komisi I DPRD Kabupaten Banyuwangi, Kamis (16/11/2017). Kedatangannya ke gedung wakil rakyat, dalam rangka menyampaikan aspirasi terkait dengan rencana pemekaran desa.

Rombongan panitia pemekaran Desa Jambewangi diterima langsung Ketua Komisi I, Ficky Septalinda   dengan mengelar rapat dengar pendapat atau hearing, yang mengundang hadirkan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Desa, Setda Kabupaten Banyuwangi, Drs.Abdul Azis Hamidi, Camat Sempu, Drs. Akhmad Kholid Askandar dan Kepala Desa Jambewangi, Suprayitno,SE.

Dalam rapat dengar pendapat tersebut, Ketua Panitia persiapan pemekaran Desa Jambewangi, Ahmad Nehro Jaeni, SP menyampaikan, luasnya wilayah Desa Jambewangi, dengan tingginya jumlah penduduk, mengakibatkan pelayanan kepada masyarakat kurang maksimal. Selain hal itu, pembangunan di Desa Jambewangi kurang merata, akibat dari luasnya wilayah.

“ Jumlah penduduk Desa Jambewangi per Mei 2016, sudah mencapai 25.374 jiwa, atau lebih kurang 7.742 Kepala Keluarga, luas desa 1.442 Hektar yang terbagi menjadi 6 dusun,” jelas Ahmad Nehro jaeni dihadapan anggota Komisi I.

Untuk mempercepat proses pembangunan disegala bidang dan untuk meningkatkan pelayanan publik serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Desa Jambewangi rencananya akan dimekarkan menjadi 3 (tiga) Desa, yakni Desa Induk Jambewangi, wilayah pemekaran I Desa Purwowangi, dan wilayah pemekaran II Desa Pariwangi.

“ Keinginan pemekaran Desa Jambewangi, murni dari keinginan masyarakat, “ ungkapnya.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Desa, Abdul Azis Hamidi mengatakan, sudah ada dua desa yang berkeinginan adanya pemekaran, yakni Desa Macan Putih Kecamatan Kabat dan Desa Watukebo Kecamatan Rogojampi.  pemekaran desa dapat dilaksanakan melalui dua cara, yakni atas dasar prakarsa masyarakat dan atas inisiatif Pemerintah Daerah

Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 1 tahun 2017 tentang Penataan Desa, secara umum Pemerintah Daerah mendukung keinginan warga Desa Jambewangi yang berkeinginan melakukan pemekaran wilayah senyampang memenuhi ketentuan Perundang-Undangan.

Sementara Ketua Komisi I,Ficky Septalinda usai rapat menyampaikan, Komisi I menanggapi positif keinginan warga Desa Jambewangi yang berkeinginan wilayahnya dimekarkan. Sesuai dengan petunjuk dari Pemerintah Daerah, pemecahan desa harus mengikuti Permendagri No. 1 Tahun 2017.

“ Panitia pemekaran Desa, harus melakukan perbaikan atau memperbarui proposal pemekaran desa Jambewangi mengikuti regulasi yang baru, “  pungkas Ficky Septalinda.

Reporter : Hariyadi

banner 468x60
%d bloggers like this: