Dijadwalkan Kunjungi Sultra, Jokowi Rencananya Resmikan Jembatan Teluk Kendari

299
Suasana rapat di rumah jabatan gubernur yang membahas rencana kunjungan kerja Presiden RI ke Sultra. (FOTO: Frans Patadungan/Kominfo Sultra)

BeritaRakyat.id, Kendari – Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengaku telah berkomunikasi dengan ptotokoler istana kepresidenan, perihal rencana kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Bumi Anoa ini.

Gubernur Sultra H Ali Mazi mengatakan, kunjungan kerja Jokowi itu dijadwalkan 22 Oktober mendatang. Rencananya dirangkaikan dengan peresmian Jembatan Teluk Kendari dan pabrik gula di Kabupaten Bombana.

“Mendatangkan Bapak Presiden di masa pandemi ini merupakan suatu hal yang berat. Sehingga, jika beliau benar-benar dapat berkunjung ke Sultra, ini merupakan keistimewaan dan kebanggaan tersendiri. Oleh karena itu, kita harus benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik,” ujar Ali Mazi sesuai press release Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Sultra yang diterima media ini, Jumat (16/10/2020).

Dikatakan, jika benar nantinya Jokowi mengunjungi Sultra maka tentu mendatangkan banyak hal baik bagi daerah. Pihaknya tentu memiliki banyak kesempatan menyampaikan laporan, baik secara langsung maupun tertulis.

Disebutkan, saat ini Sultra memiliki banyak potensi yang perlu mendapat perhatian pemerintah pusat. Salah satunya pabrik gula yang ada di Bombana diproyeksi menjadi pabrik gula terbesar di Asia Tenggara.

“Nantinya, eksistensi pabrik gula ini dapat mengendalikan gejolak harga gula, sekaligus menjadi penyuplai kebutuhan gula nasional, terutama untuk Kawasan Timur Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Moeldoko ditolak PTUN, Demokrat: Ini Kemenangan Rakyat atas Ridha Allah SWT

Sejauh ini, akunya, belum dapat dipastikan apakah presiden akan berkunjung ke Jembatan Teluk Kendari dan pabrik gula di Bombana. Pihak Pemprov Sultra masih menunggu kepastian dari keprotokoleran istana di Jakarta.

“Yang pasti, kita tetap mempersiapkan segalanya dengan baik. Kita bergotong royong, bahu membahu dengan semua elemen pemerintah yang ada, baik pemprov, Pemda Bombana, Pemkot Kendari, TNI, dan Polri,” tambahnya.

Rencana kedatangan RI satu itu pun, tentu membutuhkan persiapan pengamanan yang ketat. Olehnya, Sekretaris Daerah Sultra Nur Endang Abbas yang memoderatori jalannya rapat bersama Forkopimda di rumah jabatan gubernur, juga meminta jajaran Korem 143 Halu Oleo dan Polda Sultra segera melakukan persiapan.

Dia menyatakan mendukung sepenuhnya apapun langkah-langkah yang ditempuh untuk mempersiapkan yang terbaik, dalam menyambut kedatangan presiden.

“Andai pun kemudian batal dikarenakan berbagai kendala, tidak menjadi masalah. Yang penting, kita telah bekerja maksimal mempersiapkannya,” katanya.

RIJAL/NURSADAH