Dikunjungi Dewan Pembina ASLI, Kelompok Tani di Kendari Keluhkan Jalan dan Bantuan Bibit

27
Foto bersama dewan pembina ASLI dengan Kelompok Tani Subur Makmur. (FOTO: ODEK)

BeritaRakyat.id, Kendari РDewan Pembina  ASLI Kota Kendari, Abdul Rasak dan Andi Sulolipu, mengunjungi daerah observasi pelestari hutan kelompok tani Subur Makmur, di Kelurahan Watuwatu Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari Sulawesi Tenggara, Minggu (08/11/2020).

Kedatangan pengurus salah satu organisasi kemanusiaan di Kendari itu, disambut antusias Kelompok Tani Subur Makmur. Warga tani ini kemudian mengadukan beberapa persoalan yang dirasakan, mulai dari masalah jalan hingga bantuan bibit pertanian yang juga masih dibutuhkan.

“Yang sangat kami butuhkan¬† masalah sarana jalan selama ini kami terbentur masalah administrasi terlalu banyak aturan, sehingga besar harapan kami jalan ke sini bisa diperlebar minimal satu meter setengah saja. Selain itu, kami juga memerlukan bibit pertanian, termasuk masalah balai pertemuan kami ke depan kalau bisa kami dibantu,” kata Ketua Kelompok Tani Subur Makmur Yohanes Joni.

Yohannes menjelaskan, Kelompok Tani Subur Makmur yang terbentuk sejak 2001 beranggotakan 34 kepala keluarga.

“Kami di sini menanam Cengkeh, Durian, Rambutan, Mangga, Nangka dan beberapa komoditi pertanian lainnya,” jelasnya

Di tempat yang sama, Abdul Razak mengatakan, Kelompok Tani Subur Makmur bukan hanya bergerak di pertanian tetapi juga merupakan pelestari hutan yang tentu perlu mendapat perhatian.

“Jadi intinya mereka di sini ingin direspon oleh pemerintah karena faktanya mereka ada, kemudian sarana prasarana yang tidak mendukung kalaupun ada aturan-aturan main bagaimana tata kelola lingkungan termasuk kawasan hutan, itu nanti kita akan bicarakan. Bagaimana intervensinya kebetulan di sini ada Pak Andi Sulolipu, Pak Arwin ada Pak Fadli dari komisi II, jadi kita akan bicarakan bagaimana sesuai dengan aturan yang ada,” ucap Razak.

Baca Juga :  Tim Hukum AHY: Pelaku KLB Ilegal Deli Serdang Kalah Lagi di PN

Anggota DPRD Kendari ini juga mengaku
akan mengundang pihak-pihak terkait, untuk membicarakan keluhan yang dirasakan oleh kelompok tani tersebut.

“Kita akan diskusi dengan pihak-pihak terkait bagaimana membangun jalan yang sesuai dengan kriteria pada hutan konservasi berdasarkan aturan-aturan yang ada. Sehingga kelompok tani ini, sebagai pemerhati lingkungan di tempat ini mempunyai akses untuk menjalankan fungsi-fungsinya apabila terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan,” katanya

Hal senada juga diungkapkan Andi Sulolipu. Katanya, selain sebagai relawan yang tergabung di organisasi kemanusiaan ASR, Gempar, dan ASLI, ia juga yang menjabat sebagai ketua komisi II DPRD Kendari berjanji akan memperjuangkan keluhan kelompok tani tersebut.

Pihaknya juga akan melakukan sharing atau rapat dengar pendapat (RDP) dengan dinas pertanian, dinas kehutanan serta pihak terkait mengenai keluhan Kelompok Tani Subur Makmur itu.

“Kalau ada hambatannya ya kami bantu, tugas kami DPRD itu adalah membantu masyarakat karena kita adalah persentase masyarakat yang ada di DPRD,” tutupnya.

ODEK/NURSADAH