DPMD Konsel Percepat Pencairan Dana Desa

44
Kepala DPMD Konsel Anas Mas,UD (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id, Konawe Selatan – Dalam rangka mendukung pelaksanaan pembangunan berbagai penunjang dalam pengelolaan pemerintahan desa dan penanganan Covid-19, serta dukungan vaksinasi berjalan tepat waktu.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) lakukan percepatan fasilitasi pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

” Sesuai arahan dan perintah pak bupati (Surunuddin) agar DPMD Konsel segera malakukan dan memfasilitasi percepatan pencairan DD dan ADD,”ujar Kepala DPMD Konsel Anas Mas’ud kepada awak media. Senin,(21/02/2022).

Menindak hal itu, lanjut mantan Kadis Kominfo ini, pihak langsung memeritahkan stafnya untuk menyurati para camat untuk diteruskan kepada para kepala desa bahwa DD dan ADD sudah dapat dicairkan.

“Alhamdulillah pada tanggal 15 februari kami sudah membuat surat kepada camat untuk menginformasikan kepada semua kepala desa bahwa DD dan ADD sudah bisa dilakukan pencairan,” jelas Anas.

Dan pada tanggal 17 Februari sudah ada satu desa di kecamatan Laeya yang kami berikan rekomendasi ke BPKAD untuk dapat melakukan pencairan DD dan ADD.

“Persyaratan pencairan Dana Desa sangatlah mudah pemda menyiapkan perbup tentang pengelolaan dana desa tahun 2022 dan APBDes yang telah di posting melalui aplikasi siskeudes dan tentunya apabila Desa belum memasukkan SPJ tahap ketiga tahun 2021 agar diikut sertakan dan peraturan kepala desa tentang data penerima BLT sdh ditetapkan,” terang Anas.

Baca Juga :  Ali Mazi Tunjuk Andi Merya Nur Plt Bupati Koltim

Untuk itu Anas berharap minggu terakhir bulan Februari pencairan DD dan ADD dapat diupayakan 30℅, sebab minggu lalu sudah ada satu desa yang diberikan rekomendasi.

“Tentunya ini akan memberi semangat bagi desa desa yang lain untuk bergegas melalukan penetapan APBDes di posting dan diajukan ke DPMD,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Bupati Konsel H Surunuddin Dangga berharap agar pencairan DD dan ADD dapat segera menggerakkan ekonomi masyarakat desa dengan berbagai kegiatan produktif dan mendorong pengelolaan sektor unggulan desa dan masyarakat.

Selain itu sambung Bupati dua Periode ini, penerima BLT agar terlibat dalam kegiatan produktivitas desa sehingga BLT yang diterimanya merupakan salah satu sinergi antara penanganan permasalahan kemiskinan dan mendorong melakukan kegiatan produktif.

“Seperti melakukan kegiatan budidaya tanaman yang bernilai ekonomis yang kedepan dapat menjadi sumber penghasilan tetap masyarakat miskin,” sebut Surunuddin.

Surunuddin menambahkan bahwa kebijakan daerah lainnya yang diharapkan dapat di suport melalui DD adalah mendorong penyertaan modal BUMDes.

“Kemudian menyediakan internet desa untuk mendukung implementasi desa digital, penanganan stunting dan menggalakkan kegiatan ketahanan pangan dan hewani, penanganan covid 19 dan dukungan pelaksanaan vaksinasi dan imunisasi anak sekolah,”harapnya.

AKBAR