DPRD Konsel Desak Pemda Serahkan Dokumen APBD-P untuk Dibahas

223
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Konsel Ramlan (FOTO : DOK)

BeritaRakyat.id, Konawe Selatan – Memasuki Oktober 2020, tugas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra) menumpuk. Terlebih, para anggota legislatif ini juga fokus untuk memenangkan calon bupati dan wakil bupati jagoannya masing-masing.

Namun demikian, tugas paling mendesak yang mesti segera dituntaskan anggota DPRD Konsel adalah pembahasan dan penetapan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) 2020. Hanya saja, dokumen APBD-P itu sendiri belum diserahkan Pemerintah Daerah (Pemda) Konsel. Termasuk Rancangan APBD Tahun 2021 yang akan di bahas sesegera mungkin.

“Terkait dua pokok penting ini, kami di DPRD Konsel sudah menyampaikan kepada pihak eksekutif untuk segera menyerahkan dokumen APBD-P 2020 untuk dibahas dan segera ditetapkan menjadi Perda,”ujar Ketua Fraksi Demokrat DPRD Konsel, Ramlan, kepada media ini, Selasa (29/09/2020).

Menurut Sekretaris Komisi III DPRD Konsel ini, paripurna penyerahan KUA-PPAS APBD-P sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu, akan tetapi hingga saat ini DPRD terkendala di dokumen yang belum diserahkan pihak eksekutif tersebut.

Baca Juga :  Maret 2022 Pengurus DPD MKGR Sultra Bakal Dikukuhkan

“Kami harapkan, agar bisa menjadi atensi pemerintah daerah untuk kemudian segera menyerahkan dokumen-dokumen KUA-PPAS, mengingat dengan waktu yang sangat masif, belum lagi kita mau bahas APBD 2021,” tandasnya.

Sementara itu pelaksana tugas (Plt) Bupati Konsel Arsalim Arifin mengaku bahwa penyerahan dokumen APBD-P itu segera dilakukan. Katanya, paling lambat satu atau dua hari ke depan, tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) setempat sudah menyerahkannya ke DPRD untuk dibahas bersama.

“Saya sudah sampaikan kepada pak sekda dan kadis PKAD untuk segera menyerahkan dokumen APBD-P ke DPRD untuk dibahas dan ditetapkan. Insyaa Allah pekan ini sudah dapat dibahas dan ditetapkan menjadi Perda,”ujar Arsalim, dikonfirmasi terpisah.

AKBAR/NURSADAH