Empat Bakal Calon Siap Berebut Kursi Ketua DPD Golkar Kendari

93
Ketua Sterring Comitee Musda X DPD II Golkar Kota Kendari Mouliddin

BeritaRakyat.id,. Kendari – Pendaftaran calon Ketua DPD II Golkar Kendari telah berakhir. Tercatat empat kandidat ketua yang mengambil dan telah mengembalikan berkas pendaftaran kepada panitia pelaksana Musyawarah Daerah (Musda) ke-X.

Selanjutnya keempat nama itu akan dipilih oleh 13 pemilik hak suara di gelaran Musda yang akan di helat di salah satu Hotel di Kendari, Minggu (23/08/2020).

Empat kandidat yang akan berebut kursi ketua DPD II Golkar Kendari untuk lima tahun ke depan, masing-masing Sahabuddin, LM Rajab Jinik, dan Muhammad Ali, dan LM Inarto.

Adapun latar keempat kandidat ini, Sahabuddin saat ini berstatus Sekretaris Partai Golkar Kota Kendari dan kini tercatat sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPRD Kota Kendari. LM Rajab Jinik saat ini sebagai Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Kendari sekaligus anggota DPRD Kota Kendari dan menjabat sebagai ketua Komisi II DPRD Kota Kendari.

Selanjutnya Muhammad Ali merupakan mantan anggota DPRD Kota Kendari dan tercatat sebagai pengurus DPD II Golkar Kendari periode 2015-2020. Terakhir ada nama LM Inarto saat ini menjabat Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sulawesi Tenggara (Sultra). Inarto kini duduk sebagai wakil rakyat Kota Kendari dan menjabat sebagai Wakil ketua DPRD Kota Kendari.

“Mulai dibuka pendaftaran sampai hari ini terkahir pendaftaran dan ada empat kandidat yang sudah mendaftar. Ada yang sudah mengembalikan berkas dan ada juga yang belum mengembalikan berkas pendaftaran,” ujar Ketua Steering Committee Musda ke-X DPD II Golkar Kendari, Mouliddin melalui sambungan telepon, Kamis (20/08/2020) malam.

Baca Juga :  Korwil Peradi Sultra Sebut PTDH Ferdy Sambo Cacat Prosedural

“Tim penjaringan calon ketua sudah menetapkan batas waktu pengembalian berkas sampai hari ini jam 12 malam. Kalau tidak mengembalikan berkas sampai hari ini, maka peserta dianggap tidak maju atau gugur,” sambungnya.

Setelah pengembalian berkas, lanjut Maoliddin, panitia Musda Golkar melanjutkan tahapan verifikasi berkas sebelum ditetapkan sebagai calon selama dua hari, yang akan dimulai pada 21-22 Agustus 2020.

“Yang dinyatakan lolos verifikasi akan ditetapkan sebagai bakal calon. Sementara untuk penetapan calon ketua akan ditentukan melalui keputusan tertinggi pada saat Musda,” jelasnya.

Penetapan calon, lanjut Maoliddin, akan melihat salah satu syarat kandidat memenuhi minimal 30 persen dari jumlah 13 suara yang ada terdiri dari provinsi satu suara, Kota Kendari satu suara, masing-masing kecamatan satu suara, dua organisasi sayap AMPG dan KPPG terhitung satu suara.

“Kalau memenuhi syarat terakhir 30 persen dari total 13 suara diperebuktan, minimal mendapat dukungan 4 suara untuk ditetapkan sebagai calon ketua maju dalam pemilihan,” tandasnya.

KARSESMAN/ NURSADAH