Foto Bersama dengan Bakal Calon Bupati, Dua Kades di Konsel Diklarifikasi Bawaslu

484
Anggota Bawaslu Konsel, Awaludin AK. (FOTO: IST)

BeritaRakyat.id, Konawe Selatan – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), akan mengambil tindakan tegas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepala desa (Kades) dan perangkat desa yang terbukti tidak netral pada Pilkada yang dilaksanakan 9 Desember 2020.

Hal ini dikaitkan dengan beredarnya foto kepala desa bersama pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Konsel, RAG – SS, yang beredar di media sosial Facebook dan grup whatsApp.

Ketua Bawaslu Konsel, Hasni SIp melalui Koordinator Devisi (kordiv) Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Awaluddin AK SHI mengatakan, ada dugaan keberpihakan kades terkait terhadap salah satu Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Konsel.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat lalu ditelusuri oleh Panwascam kebenarannya.¬† Ternyata ada dua orang yakni Kepala Desa Horodopi Kecamantan Benua dan Kepala Desa Mata Iwoi Kecamatan Mowila , ” ucap Awaludin, Jumat (11/09/ 2020).

Awal menambahkan, untuk ASN yang diduga terlibat, saat ini masih sementara diasistensi dan ditelusuri  panwascam dengan dugaan ketidaknetralan dalam Pilkada.

Baca Juga :  Capai Milyaran Rupiah Pajak Reklame Diduga Tidak Masuk Kas Daerah

“Apabila terbukti, kami akan menerapkan ketentuan norma yang berkaitan dengan kode etik dan disiplin PNS,” tutupnya.

Terpisah, Kades Horodopi Kecamatan Benua, Ansar Jaya memgakui, jika dirinyalah yang dilaporkan di Bawaslu atas foto bersama bakal calon saat deklarasi. Foto tersebut sudah diklarifikasinya di Bawaslu.

“Memang benar, foto yang beredar itu adalah saya, namun foto bersama itu terjadi ketika deklarasi telah selesai,” katanya kepada media ini melalui sambungan telepon.

Ansar berdalih, terjadinya foto bersama itu pada saat dirinya menjemput masyarakat yang menyewa kendaraannya.

“Tanpa sengaja calon Bupati pasangan RAG – SS melihat saya dan memanggil saya, kemudian ada yang foto. Itu terjadi secara spontanitas tanpa ada unsur kesengajaan,” jelasnya.

AKBAR/NURSADAH