Gubernur Sultra Terima Bantuan CSR Bank Sultra Rp200 Juta untuk 1.000 Siswa Miskin

49
Gubernur Sultra Ali Mazi SH saat menerima CSR dari Bang Sultra yang diperuntukkan pelajar dan SLB (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id, Kendari – Pemerintah Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima bantuan CSR Bank Sultra senilai Rp200 juta untuk 1.000 siswa SMA,SMK dan SLB yang kurang mampu.

Gubernur Sultra H Ali Mazi mengaku mengapresiasi bantuan CSR Bank Sultra ini. Terlebih sebagai pemegang saham bank tersebut, dirinya merasa bangga.

“Saya selaku gubernur, sebagai pemegang saham Bank Sultra juga merasa bersyukur dan bangga, saya kan pernah jadi gubernur juga dari tahun 2003 sampai 2008 belum ada penyerahan CSR, nah hari ini kita saksikan bahwa ada penyerahkan CSR Rp 200 juta untuk 1.000 siswa, jadi ini suatu kebanggaan untuk saya,” ucapnya usai kegiatan penyerahan CSR tersebut di Rujab Gubernur Sultra, Rabu (25/11/2020).

Hal ini, kata dia, merupakan kerjasama yang baik antara OJK, Bank Sultra, dan Dinas Pendidikan Sultra yang perlu diapresiasi sehinga ia berharap bantuan CRS Rp200 juta ini bisa bermanfaat untuk siswa yang kurang mampu.

“Ini kolaborasi yang baik, kerjasama yang luar biasa, mudah-mudahan dana Rp200 ribu per orang ini mereka bisa memanfaatkan dengan baik,karena pengelolaan suatu bank kalau tidak ditangani serius dan baik tentu ndak mungkin mengeluarkan bantuan CSR,” jelasnya.

Hal ini juga, lanjutnya, tentu merupakan wujud kepedulian antara Bank Sultra OJK dan Dikbud Sultra yang perlu diapresiasi yang sejalan dengan program pasangan Ali Mazi- Lukman Abunawas yaknj program Sultra Cerdas.

“Artinya kolaborasi tiga ini, dalam rangka memberikan bantuan ini, berati perhatian kepada siswa-siswa kita, dan yang menerima ini mereka-mereka yang tidak mampu,dan sudah menjalankan lima priotas program pembagunan Sulawesi Tenggara Ali Mazi dan Lukman Abunawas salah satunya Sultra Cerdas,” urainya.

Baca Juga :  Reses di Kasilampe, Andi Sulolipu Diminta Fasilitasi Perbaikan Rabat Jalan dan Pembuatan Sumur Bor

Di tempat yang sama Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sultra Asrun Lio mengatakan, terkait pemberian bantuan 1.000 siswa yang kurang mampu ini mempunyai nilai edukatif, di mana kata dia, disalurkan langsung melalui Bank Sultra dan langsung di rekening siswa.

“Jadi tidak ada pemotongan, tidak melalui Kepala Sekolah, jadi langsung ke siswa,” ungkapnya.

Menurutnya, OJK bersama Bank Sultra tidak hanya sebatas menyerahkan bantaun namun ada nilai edukatif yakni mengiginkan siswa mulai gemar menabung.

“Jadi OJK dan Bank Sultra tidak hanya meneyerahakn bantuan tapi ada mengiginkan ada nilai edukatif, nilai edukatifnya itu mengiginkan siswa gemar menabung, jadi rekeningya dibukakan secara otomatis oleh Bank Sultra,” jelasnya.

Nantinya, lanjut Asrun, pihaknya akan menyerahkan data siswa miskin sesuai data dapodik yang ada ke Bank Sultra.

“Dinas kebudayaan dan pendidikan memberikan data siswa miskin, sesuai data dapodik kita ambil 1.000 masing-masing sekolah itu dapat, kita ambil SMA,SMK dan SKB yang menjadi kewenangan provinsi, kita serahkan ke Bank Sultra dan Bank Sultra membukakan rekening,” tutupnya.

ODEK/NURSADAH