Ikuti Lomba KTI Internasional, Siswa MAN 1 Kolaka Dapat Medali Perunggu

417
Febriansyah Anandha Pratama (tengah) didampingi Putri Aisyah dan Ratika Wahyuni siswa-siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN 1 Kolaka). (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id, Kolaka – Torehan prestasi siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kolaka kian terlihat. Mulai dari ajang provinsi dan nasional pun tidak dilewatkan.

Baru-baru ini MAN 1 Kolaka kembali meraih prestasi dalam lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) dengan memperoleh medali perunggu setelah berhasil masuk di lima Besar.

Siswa MAN 1 Kolaka yang menorehkan prestasi itu adalah Putri Ratika Wahyuni kelas XII IPA 3, Putri Aisyah Ashari Asis kelas XII IPA , dan Febriansyah Anandha Pratama kelas XII IPA 1. Ketiga pelajar ini melakukan penelitian satu bulan yakni September hingga Oktober 2020.

Febriansyah selaku ketua tim mengatakan, perlombaan KTI ini diselenggarakan Universitas Brawijaya Malang Jawa Timur secara daring, dengan judul KTI pemanfaatan daun Gaharu (Aquilaria Malaccencis Lamk) sebagai salep obat luka bakar.

“Salep daun gaharu dapat menyembuhkan luka bakar dalam jangka waktu kurang lebih empat hari. Dengan adanya kandungan triterpenoid yang dapat mengatasi masalah pada kulit kita,” kata Febriansyah ketika konfirmasi BeritaRakyat.id, Minggu (15/11/2020).

Febriansyah merinci, tata cara pembuatan salep tersebut dengan cara mencuci daun gaharu hingga bersih, setelah itu
dikeringkan daun menggunakan oven. Kemudian haluskan daun secukupnya dengan blender hingga benar-benar halus. Setelah halus, masukkan daun gaharu kedalam mangkuk. Kemudian, campur Vaseline dengan daun gaharu hingga mengental sebagaimana kental salep pada
umumnya, setelah mengental salep siap digunakan.

Baca Juga :  Gelar Pleno Rekap Suara Pilkada, KPU Konsel Hadirkan PPK dan Panwascam

“Adapun Kandungan yang terdapat pada
salep ini yaitu tanin, flavonoid, triterpenoid. Salep ini juga tidak banyak mengandung bahan kimia sehingga dalam penggunaannya sangat aman untuk dipakai. Dengan adanya kandungan di atas
menyebabkan daun gaharu dapat menyembuhkan penyakit luka bakar,” lanjutnya.

Pembimbing KTI Hajerah juga menyampaikan harapan karya anak didiknya ini dapat dimanfaatkan untuk orang banyak, bahkan kata dia kalau bisa ke depan diproduksi secara banyak, dengan produk asli dari MAN 1 Kolaka.

“Hasil penemuan anak-anak ini harapan kami, bisa dimanfaatkan. Kalau perlu diproduksi massal, bisa mengangkat nama sekolah karena hasilnya dari sini (MAN 1 Kolaka, red),” pungkasnya.

YUSRI/NURSADAH