Jalan Rusak, Janji Gubernur dan DPRD Sultra Ditagih

239
Kondisi jalan provinsi di Konawe Selatan di awal musim penghujan yang rusak berat dan banyak kubangan air dan lumpur. (FOTO: HERMAN)

BeritaRakyat.Id, Konawe Selatan – Jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra)di Kabupaten Konawe Selatan ( Konsel) banyak mengalami kerusakan berat. Kondisinya semakin parah dengan banyaknya kendaraan besar yang melintasi, termasuk kendaraan perusahaan yang mengangkut hasil bumi.

Makin rusaknya jalan membuat masyarakat memgancam memblokade jalan dan menagih janji Gubernur Sultra Ali Mazi dan anggota DPRD Sultra dari daerah pemilihan Konsel Bombana.

“Jalan yang menghubungkan Andoolo Tinanggea via Lalonggasu semakin parah. Karena itu kami menagih janji Gubernur Sultra dan anggota DPRD Sultra, kiranya jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi ini kiranya untuk segera diaspal,” ujar Jamil selaku warga kepada media ini, Senin (09/11/2020).

Menurutnya, jalan yang menghubungkan Konsel dan Kabupaten Bombana melalui Lalonggasu ini semakin parah kerusakannnya, bahkan kecelakaan lalu lintas dan tingkat kerusakan kendaraan menunjukkan angka yang signifikan. Terlebih lagi di awal musim penghujan saat ini, kondisi jalan yang banyak berlubang dan berkubang akan membahayakan bagi pengendara.

“Kami meminta Gubernur bersama wakil rakyat kami di DPRD Sultra khususnya dari dapil Konsel – Bombana kiranya jalan tersebut segera di perbaiki dan di Aspal. Jangan hanya mau dipilih dan berjanji bahwa jalan yang dimaksud, tetapi setelah dipilih hanya tinggal janji,” katanya.

Begitu juga dengan warga lainnya Muliadi mengaku, jika merunut dengan aksi warga lainnya seperti di daerah Angata, Puriala dan sejumlah titik lainnya telah melalukan blokade jalan dalam rangka menuntut agar pemerintah melakukan perbaikan jalan. Begitu juga yang akan dilakukan oleh warga mendiami jalan yang menghubungkan Andoolo dan Tinanggea akan melakukan hal yang sama dengan memblokade jalan tersebut hingga adanya kepastian kapan dilakukan pengaspalan.

“Sudah banyak aksi yang meminta jalan agar diperbaiki. Aksi tersebut dilakukan dengan memblokade jalan sehingga tidak ada lagi kendaraan yang melintas. Kami juga akan melakukan hal yang sama dengan di sejumlah daerah lainnya di Konsel. Harapan kami agar jalan yang kami lalui sehari hari itu agar segera di Aspal,” katanya terpisah.

Baca Juga :  Disebut Ada Mark Up Pembangunan Lapangan Futsal Lambangi, Begini Tanggapan Kades

Sementara itu, Abdul Rahman Rahim selaku anggota DPRD Sultra mengakui, jika sejumlah ruas jalan di Konsel yang menjadi kewenangan provinsi mengalami kerusakan parah. Untuk itu dirinya selaku wakil rakyat yang dipilih oleh warga di Konsel dan Bombana telah berupaya kepada pemerintah provinsi agar sejumlah ruas jalan tersebut kiranya segera diaspal.

“Keluhan masyarakat akan kondisi jalan yang rusak telah diperjuangkan dan Insyaa Allah di tahun 2021 telah dialokasikan anggarannya untuk perbaikan dan pengaspalan. Pembangunan jalan yang masuk dalam APBD Provinsi tahun 2021 adalah jalan yang menguhubungkan Punggaluku – Alangga, Alangga – Tinanggea, Lapoa – Sumberjaya Kecamatan Lalembuu dan Angata – Ranomeeto,” ungkapnya kepada awak media ini melalui sambungan telepon.

Anggota DPRD dari Fraksi Golkar ini mengaku, jalan yang disebutnya itu sudah dilakukan monitoring bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum Sultra. Karena itu dirinya berkeyakinan jalan tersebut telah dialokasikan anggarannya dan akan dilakukan rehab dan pengaspalan di 2021 mendatang.

“Sepanjang jalan itu telah kami monitoring dan didukung dengan foto foto jalan. Sehingga jalan tersebut sudah akan diaspal. Kami juga berharap, warga yang mengeluhkan kondisi jalan tersebut untuk tidak melakukan blokade atau menutup akses transportasi, mengingat jalan itu sudah menjadi program pemerintah untuk diaspal tahun depan,” tandasnya.

HERMAN/NURSADAH