Kajari Kendari Berganti, Penanganan Kasuk Pajak Reklame Diharap Tak Mandek

202
Ketua LSM Jarak Sultra, Yunus Mbatono (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id,. Kendari – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kendari beberapa waktu lalu berganti dari Said Muhammad kepada Shirley Sumuan. Meski berganti pimpinan, penyelesaian kasus yang ditangani salah satu lembaga hukum ini, diharap mengalami kemajuan.

Salah satu kasus menyita perhatian yang ditangani Kejari Kendari, adalah dugaan
penggelapan pajak reklame di Kota Kendari. Di kepemimpinan Said Muhammad, kasus ini sudah dalam tahap penyidikan.

Di bawah kepemimpinan Kajari baru tersebut, sejumlah pihak kemudian berharap penanganan kasus ini tidak mandek dan segera dilakukan penetapan tersangka.

Harapan itu juga disuarakan organisasi kemasyarakatan Jaringan Anti Korupsi (Jarak) Sultra, yang meminta penyidik untuk segera menetapkan tersangka jika bukti sudah kuat.

“Pasca pindahnya kajari yang lama Pak Said Muhammad, informasi tentang pengusutan dugaan penggelapan pajak reklame sudah tidak terdengar lagi. Mudah-mudahan kajari yang baru segera menetapkan tersangka,” ujar Ketua Jarak Sultra, Yunus Mbatono kepada media ini di Kendari, Rabu (02/09/2020).

Baca Juga :  DPC Gerindra Kolaka Utara Optimis Menang di Pemilu 2024

Menurut Yunus, dugaan anggaran yang digelapkan oleh oknum di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari itu mencapai miliaran rupiah. Hal ini, menurutnya, tentu merugikan daerah.

“Calon tersangkanya yang disebut-sebut oleh kajari lama sudah teridentifikasi yakni ASN lingkup Pemkot Kendari dan memiliki jabatan. Mau dia pejabat atau tidak, kasus ini harus diperjelas dan di proses hukum,” tandasnya.

RANDI/NURSADAH