Kapolres Buton Sebut Penerapan Kampung Bebas Miras Perlu Dievaluasi

24

BUTON – Deklarasi kampung bebas minuman keras (miras) yang telah digaungkan bersama oleh Pemerintah Kabupaten Buton bersama Forkopimda didaerah tersebut pada beberapa waktu lalu dinilai perlu mendapat evaluasi.

Sebab, berdasarkan operasi yang dilakukan Polres Buton, pihaknya masih mendapati tiga penjual minuman keras berada di tiga tempat berbeda. Ketiganya merupakan daerah yang telah dideklarasikan sebagai kampung bebas miras.

“Kita tau bersama-sama Buton ini sebagian besar sudah mendeklarasikan daerah bebas miras. Namun, tiga tempat dirazia. Tiga-tiganya jualnya adalah daerah deklarasi. Daerah tempat deklarasi miras,” ujar Kapolres Buton, AKBP Adi Benny Cahyono.

Baca Juga :  Tangani Covid-19, Pemda Kolaka Dibantu Tukang Ojek 

Dengan ditemukannya penjual minuman keras, Kapolres menilai ada yang salah di daerah deklarasi itu. Entah tidak dilakukan evaluasi atau tingkat kesadaran masyarakat yang berkurang.

“Artinya ada yang salah di sini berarti. Entah perangkat desanya tidak pernah mengevaluasi atau tingkat kesadaran masyarakatnya berkurang,” pungkasnya. (**)