Kembangkan Kluster Kopi di Konsel, Bupati MoU dengan Bank Indonesia

17
Bupati Konawe Selatan H Surunuddin Dangga saat memberikan sambutan dalam agenda MoU bersama Bank Indonesia (BI) terkait pengembangan Kopi. (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id,. Konawe Selatan – Dalam rangka mendorong pertumbuhan sektor riil, khususnya terkait pengembangan produk unggulan perkebunan kluster kopi yang ada di daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) menggandeng Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara untuk bekerjasama.

Kerjasama pengembangan potensi ekonomi di wilayah itu dituangkan dalam Memorandum Of Understanding (MoU) yang ditandatangani langsung Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga ST MM bersama Plt Kepala Perwakilan BI Sultra, Surya Alamsyah, Senin (21/9/2020).

Selain MoU, kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan program bantuan sosial BI berupa peralatan pengolahan kopi kepada Gapoktan Catur Karya asal Desa Amotowo Kecamatan Landono.

Surunuddin di kesempatan itu menyampaikan apresiasinya kepada BI atas kerjasama yang terbangun yang bertujuan untuk mengembangkan produk unggulan yang ada di Wilayah Konsel. Khususnya pembinaan kepada petani kopi.

“MoU yang kita tandatangani sebagai wujud perhatian serius pemkab dan BI dalam membantu mendorong kesejahteraan rakyat di Konsel, terkhusus bagi para petani kopi sekaligus untuk mempercepat ekosistem pengembangan kluster kopi di Konsel,” ujar Surunuddin.

Untuk mendukung kerjasama tersebut, ia meminta dinas terkait agar dapat mendukung pelaksanaan program MoU, termasuk penyediaan bibit berkualitas, agar menghasilkan tanaman kopi bermutu dan lebih maksimal.

Baca Juga :  KPU Konsel Siap Terima Pendaftaran Cakada

Sementara itu, Plt Kepala Perwakilan BI Sultra, Surya Alamsyah, BI sebagai Bank Sentral RI memiliki tujuan tunggal untuk menjaga kestabilan nilai rupiah dilihat dari tingkat inflasi dan nilai tukar.

Dikatakannya juga, bahwa BI memiliki visi untuk menjadi Bank Sentral Digital terdepan yang berkontribusi nyata terhadap perekonomian Indonesia dan terbaik di antara Negara Emerging Markets untuk Indonesia Maju.

“Salah satunya adalah bersinergi dengan pemda dalam menurunkan defisit transaksi berjalan (CAD) dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, yang dilakukan dengan mendorong net eksport barang dan jasa dengan fokus pada sektor/komoditas yang potensial,” sambungnya.

Di antara komoditas yang dimaksud, tandasnya, yakni Kopi Sultra yang memiliki potensi pasar baik dalam maupun luar negeri. Sekaligus menjadi tantangan untuk terus mengembangkannya ke depan.

“Olehnya, penandatanganan MoU dengan Pemkab Konsel sebagai langkah awal pengembangan kopi di Sultra khususnya di Konsel, dengan harapan dapat mendorong komoditas kopi menjadi sumber pertumbuhan baru yang memberi kontribusi ke peningkatan ekspor dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

AKBAR/NURSADAH