Kerjasama dengan UMK, RM Kampung Bakau Bakal Disulap jadi Lokasi Wisata Pendidikan

238
Penandatanganan MoU antara owner Kampung Bakau dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari untuk pengembangan wisata mangrove. (FOTO : ODEK)

BeritaRakyat.id, Kendari – Rumah Makan (RM) Kampung Bakau yang selama ini dikenal sebagai tempat wisata kuliner di Kota Kendari Sulawesi Tenggara, bakal dikembangkan menjadi wisata edukasi mangrove bagi masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, dan peneliti. Pengembangan ini dilakukan bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK).

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU), Jumat (03/10/2020), di area RM Kampung Bakau yang terletak di Jalan Buburanda Kelurahan Anduonohu Kecamatan Kambu Kota Kendari.

Owner RM Kampung Bakau, Irmawati menjelaskan, kerjasama ini sebagai salah satu contoh bahwa dirinya ingin terlibat melestarikan lingkungan.

Dengan demikian, katanya, jika ada yang menyampaikan bahwa dirinya dalam membangun rumah makan dapat merusak lingkungan itu tidak benar.

Baca Juga :  Abdul Razak Ajak Warga Kendari Dukung ASR di Pilgub Sultra

“Saya dari awal membangun usaha ini untuk melestarikan lingkungan, apalagi rumah makannya merupakan salah satu wisata kuliner,” paparnya.

Sementara itu Rektor UMK, Amir Mahmud menyampaikan apresiasi kepada pemilik RM Kampung Bakau, atas inisiatifnya untuk melestarikan lingkungan.

Ia berjanji akan memanfaatkan kerjasama ini agar mahasiswa atau pun masyarakat umum, dapat memiliki pengetahuan lebih terkait keberadaan hutan mangrove itu sendiri.

“Misalnya, mahasiswa untuk mengetahui macam-macam hutan bakau, mereka tinggal berkunjung di Kampung Bakau,” paparnya.

Dengan demikian, tambahnya, Kampung Bakau bukan hanya dijadikan sebagai tempat wisata kuliner melainkan wisata pendidikan.

ODEK/NURSADAH