Ketua DPP LAT Sultra Ajak Masyarakat Tolaki Larang Penggunaan Atribut FPI

511
Ketua DPP LAT Sultra Drs H Masyhur Masie Abunawas MSi. (FOTO: IST)

BeritaRakyat.id, Kendari – Sejak resmi dibubarkan, Front Pembela Islam (FPI) tak dibolehkan lagi menggelar kegiatan ataupun memasang atribut serta simbol kelembagaannya. Bila ada yang melanggarnya maka siap-siap berurusan dengan polisi.

Hal ini pun menjadi perhatian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sultra yang mendukung pembubaran FPI melalui surat keputusan bersama enam menteri.

“Untuk itu mengimbau kepada masyarakat khususnya masyarakat Tolaki Sultra untuk bersama-sama mendukung keputusan tersebut, dengan cara mari kita melarang penggunaan atribut-atribut dan simbol-simbol organisasi Front Pembela Islam tersebut di Sultra,” kata Ketua DPP LAT Sultra Drs H Masyhur Masie Abunawas MSi, Selasa (05/01/2021).

Baca Juga :  Dituntut Diskualifikasi Paslon "Money Politics", ini Tanggapan Bawaslu Konsel

Mantan Wali Kota Kendari dua periode ini menegaskan, pemerintah membubarkan FPI perlu didukung semua pihak. Sebab, keputusan itu tiada lain adalah untuk menjaga keutuhan bangsa.

“Maka dengan itu kita jaga persatuan dan kesatuan dengan menjalankan semua perundangan-undangan yang berlaku di NKRI,” tandasnya.

CHAIRUL/NURSADAH