Ketuai Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid Akan Akselerasi Pemulihan Kesehatan dan Ekonomi

108
Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid (tengah) usai gelaran Munas Kadin di Kendari. (FOTO: IST)

BeritaRakyat.id, Kendari – Setelah terpilih menjadi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2021-2026, Arsjad Rasjid berjanji akan mengakselerasi pemulihan kesehatan serta membangkitkan ekonomi nasional yang terdampak pandemi.

Dalam jangka pendek, Kadin di bawah kepemimpinannya akan memperluas program vaksinasi gotong royong. Upaya ini, dilakukan sejalan dengan program vaksinasi nasional yang saat ini gencar dilakukan pemerintah.

“Kadin akan bergerak cepat, melanjutkan program Vaksinasi Gotong Royong yang telah dilakukan di masa kepemimpinan Ketua Umum Rosan Roeslani,” ujar Arsjad Rasjid dalam konferensi pers seusai ditetapkan sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia di Hotel Claro, Kendari, Kamis (01/07/2021) malam.

Arsjad yang baru saja terpilih sebagai Ketua Kadin Indonesia dalam Musyawarah Nasional (Munas) VIII di Kendari Sulawesi Tenggara menegaskan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara menyeluruh akan menjadi kunci utama pemulihan ekonomi di tanah air.

“Melalui pemulihan kesehatan maka ekonomi akan bangkit kembali,” terang Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk tersebut.

Sementara untuk memperkuat Kadin, Arsjad yang terpilih secara aklamasi juga mengaku akan menjalankan empat pilar yang selama ini menjadi visinya.

Dalam konferensi pers yang digelar bersama Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Anindya Bakrie dan mantan Ketua Umum Rosan Perkasa Roesani, Arsjad mengungkapkan, melalui pilar pertama ia akan menguatkan kesehatan. Dalam hal ini, Kadin Indonesia berkomitken akan terus menjadi mitra utama pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Serahkan Bantuan Ambulance, Surunuddin Berharap Pelayanan Kesehatan di Konsel Lebih Cepat

Sementara pada pilar kedua, Arsjad akan memperkuat potensi ekonomi daerah untuk memajukan ekonomi nasional.

“Di Sulawesi Tenggara, misalnya, Kadin akan mendukung pengembangan investasi potensi yang ada seperti aspal Buton,” lanjutnya.

Diungkapkan, setiap daerah memiliki potensi yang berbeda-beda. Karena itu, Kadin akan mendukung potensi sektor yang ada, termasuk UMKM di daerah agar mampu mencetak pengusaha dan lapangan pekerjaan baru untuk mengurangi angka kemiskinan.

Pada pilar ketiga, Arsjad menyatakan akan mengembangkan kewirausahaan. Sedangkan pada pilar keempat, ia akan menyempurnakan fungsi internal organisasi dan regulasi Kadin.

Dalam paparannya, Arsjad menegaskan akan menjadikan Kadin sebagai rumah bersama pengusaha Indonesia dari berbagai skala usaha. Baik mikro, kecil, menengah hingga yang besar.

“Kadin harus bisa menjadi rumah yang inklusif dan kolaboratif bagi seluruh pengusaha Indonesia,” tuturnya.

Munas VIII Kadin di Kendari, tambahnya, melahirkan sejarah untuk bersatu, berkolaborasi dan bergotong royong untuk menguatkan organisasi.

“Selain voting juga ada cara lain yakni melakukan musyawarah secara mufakat. Semoga ini bisa dilihat organisasi lain,” katanya.

USAN/NURSADAH