Korban Kecelakaan Mahasiswa UHO Bertambah Menjadi Enam Orang Meninggal

232
Mini bus jenis Avansa yang digunakan Mahasisiwa Teknik Sipil UHO mengalami rinsek berat setelah mengalami kecelakaan dan memakan korban. (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id, Kendari – Kecelakaan laluluntas di Desa Lameroro Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bertambah satu orang, yang sebelumnya lima orang. Kecelakaan lalu lintas rombongan mahasiswa D3 Teknik Mesin Universitas Halu Oleo (UHO) kini berjumlah enam orang dari sembilan orang penumpang di mobil mini bus jenis avanza, Selasa (08/06/2021).

Korban bernama Dede Marwan (20) meninggal di RSUD Bahteramas Kendari. Ia meningg setelah sempat mengalami kritis dan dirujuk dari RSUD Bombana pada Senin malam.

Dengan bertambahnya nama Dede Marwan, total korban meninggal dalam insiden itu berjumlah enam orang. Sementara tiga orang lainnya yang masih selamat sedang dalam perawatan medis di rumah sakit.

Informasi bertambahnya korban meninggal ini dibenarkan oleh Direktur RSUD Bahteramas.

“Semalam ketiganya dirujuk ke RSUD Bahteramas Kendari. Info terakhir, yang tiga orang dirujuk itu, meninggal satu orang pagi tadi,” ujar Riswanto via telepon selulernya.

Informasi ini juga diperkuat oleh pernyataan Humas UHO, La Ode Hamdan. “Iya benar. Bertambah satu lagi (korban meninggal. Atas nama Dede Marwan,” katanya.

Hamdan menyebut para korban meninggal dunia akan diberangkatkan ke rumah duka di kampung halaman masing-masing untuk dikebumikan.

Sebelumnya, 9 mahasiswa D3 Jurusan Teknik Sipil, UHO Kendari itu mengikuti kunjungan industri di salah satu perusahaan di Bombana. Namun saat bertolak menuju Kendari, ban mobil yang mereka tumpangi meledak saat melaju dengan kecepatan tinggi, Senin (7/6/2021) sekitar pukul 17.20 Wita.

Akibat kecelakaan di Bombana itu, lima orang mahasiswa UHO meninggal seketika di lokasi kejadian. “Kecelakaan tunggal. Informasinya sembilan orang di dalam mobil. Yang meninggal semua laki-laki,” ujar Kasat Lantas Polres Bombana, AKP Muhammad Arifin Fajar.

Baca Juga :  Kampanyekan Calon Bupati, Camat di Konsel Terancam Nonjob

Sementara itu, rektor UHO Kendari, Muhammad Zamrun turut berduka atas meninggalnya 6 mahasiswanya itu. Dia menyampaikan agar keluarga para korban mahasiswa yang meninggal diberikan ketabahan dan keikhlasan.

“Pastinya akademika UHO mengalami duka yang mendalam atas meninggalnya anak-anak kami mahasiswa Vokasi UHO akibat kecelakaan lalu lintas di Bombana. Semoga semua almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggal diberi kekuatan dan ketabahan” ujar Zamrun.

Berikut nama-nama korban kecelakaan tunggal rombongan mahasiswa D3 Teknik Mesin, UHO Kendari:

1. Olaf Cahyadi (19) asal Desa Saralae, Kecamatan Kulisusu, Buton Utara, (meninggal dunia).
2. Syawaludin (19) asal Desa Kafofo, Kecamatan Kuntukowuna, Kabupaten Muna, (meninggal dunia).
3. Risky Adrianus (20) asal Desa Wentulasi Kecamatan Wakorumba, Buton Utara, (meninggal dunia).
4. Indra Taufik (20) asal Desa Laiba, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, (meninggal dunia).
5. Arsyad Arifudin (23) asal Desa Lede, Kabupaten Taliabo, Maluku Utara, (meninggal dunia).
6. Dede Marwan (20) asal Wawoni, Kabupaten Konawe Kepulauan, (meninggal dunia).
7. Nirwan Paliki (21) asal Kelurahan Wuawua, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, (luka-luka).
8. Rifal Khafigama (21) asal Desa Lampeapi Baru, Kecamatan Wawonii Tengah, Kabupaten Konawe Kepulauan, (luka-luka).
9. Zakaria Ramadan (20) asal Desa Lindo, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat, (luka-luka).

REDAKSI