KPU Konsel Kecam Tindakan Kades dan Minta Diproses Hukum

1076
Ketua PPS Waworano Kasidarni saat memgambil surat keterangan visum di Puskesmas Kolono setelah dianiaya Kades Waworano. (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id,. – Konawe Selatan – Tindak pidana pemyaniayaan yang dilakukan oleh oknum kepala desa terhadap penyelenggara Pilkada Konsel dalam hal ini Ketua Panitia Pemilihan Setempat (PPS) Desa Waworano Kecamatan Kolono Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara, Kasidarni mendapat reaksi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konsel. Lembaga penyelenggara Pemilu ini yang diketuai Aliudin ini geram dan mengecam serta minta kepada aparat hukum agar pelaku diproses hukum sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Ketua KPU Konsel Aliudin yang mendapat informasi baik melalui media online dan media sosial, jika ada penyelenggara Pilkada yang mendapat perlakukan tindak pidana penganiyaan langsung melakukan konfirmasi pada PPK kolono atas kebenaran berita yang beredar dan memastikan kejadiannya. Setelah itu bersama dengan PPK Kolono mendatangi PPS waworano dan meminta keterangan yang dituangkan dalam berita acara klarifikasi

“Dari konfirmasi, bahwa benar sebuah peristiwa penganiayaan terjadi yang di lakukan oleh oknum kepala desa Waworano. Setelah itu, kami mendatangi Polsek kolono untuk memastikan proses pemeriksaan korban yang sementara berjalan,”ujarnya kepada media ini, Sabtu (24/10/2020).

Dikatakan, atas peristiwa ini KPU kabupaten Konawe Selatan sangat prihatin kepada korban yang telah mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi

“Kami sangat sayangkan peristiwa ini di lakukan oleh oknum kepala desa yang seharusnya menjadi pelindung warga, malah menciptakan ketakutan dan membuat kekacauan terlebih korban adalah seorang perempuan. Apapun alasannya tindakan Kades itu sudah masuk kategori intimidasi kemandirian penyelenggara karena menurut pengakuan korban bahwa penyebabnya adalah karena anak Kades tidak diterima sebagai KPPS,”terangnya.

Baca Juga :  Awali Tahapan Pemilu, KPU Kendari Ngopi Bareng Insan Pers

Mantan Ketua PPK Lainea itu menambahkan, atas peristiwa tersebut atas nama lembaga komisi pemilihan umum kabupaten Konawe Selatan mengecam keras tindakan oknum kepala desa tersebut. Harapanya agar aparat penegak hukum dapat memproses kasus ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan.

“Kami Berharap seluruh Badan adhoch se kabupaten Konsel agar tidak terpengaruh terhadap intervensi yang dilakukan oleh oknum oknum tertentu dalam mnjalankan tahapan tetap menjaga integritas, kenetralan dan kemandirian,”tandasnya.

Anggota KPU Konsel yang juga Koordinator WilayaH Dapil Konsel IV Sakirman menambahkan, atas klarifikasi dan pendampingan terhadap korban dalam hal ini Ketua PPS waworano Kasidarni masih merasakan sakit atas penganiayan yang dilakukan oleh oknum Kades Waworano.

“Korban masih merasakan pusing pusing akibat pukulan kades di kepala korban, serta masih terasa sakit perih dilengan tangan korban akibat sentuhan Rokok Kades,”katanya.

Koordinator Diivisi Data dan Informasi KPU Konsel ini berharap, agar pihak kepolisian untul segera menetapkan tersangka dan menahannya. Karena tindak pidananya sudah cukup bukti dan saksi.

“Iya kami berharap agar segera diproses hukum. Inii dimaksudakan agar korban segera mendapat keadilan atas kejadiannya yang menimpa dirinya,”tutupnya.

AKBAR