Masif Pelanggaran Pilkada RAG-SS Minta Bawaslu Usut Tuntas

2365
Paslon Bupati dan Wakil Bupati Konsel Rusmin Abdul Gani - Senawan Silondae dan ketua Tim Pemenangan Djusachri saat menggelar konfrensi pers. (FOTO : AKBAR)

BeritaRakyat.id,Konawe Selatan – Perhitungan suara di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Konawe Selatan (Konsel) telah usai dilakukan. Dari perhitungan suara sementara menyebutkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel) nomor urut 1, Rusmin Abdul Gani (RAG) Senawan Silondae (SS) diurutan ketiga. Dari perolehan suara yang diperoleh dalam pemungutan dan perhitungan tersebut, Paslon RAG-SS ini tidak mempersolkannya, namun dari jalannya proses Pilkada yang masif adanya pelanggaran Pilkada yang menjadi persoalan dan diminta kepada Bawaslu dan Gakumdu untuk memproses hingga tuntas sebelum adanya penetapan pemenang pasangan calon.

“Alhamdulillah pemungutan suara yang baru saja berlangsung tidak ada masalah-masalah khususnya di internal RAG-SS. Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja ikhlas dalam memenangkan RAG-SS,” ujar Rusmin Abdul Gani saat menggelar konfrensi pers di Posko Pemenangan RAG-SS di Kelurahan Alangga, Rabu, (09/12/2020).

Dia meminta tim RAG-SS untuk membangun komunikasi bukan saja hubungan dalam hubungan pilkada saja.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga atas doa dan suport sehingga proses pilkada ini berjalan lancar dan baik. Proses pilkada ini belum selesai masih ada proses-proses lainnya. Akan ada tindak lanjut dari tim RAG-SS untuk memastikan proses pilkada berjalan dengan asas Pemilukada,” ungkapnya.

Meski begitu, Rusmin mengimbau agar sentra penegakan hukum terpadu (Gakumdu) mengawal jalannya Pemilukada dengan jujur dan adil.

“Temuan yang sudah jelas nyata ditemukan oleh Bawaslu. Kita ingin Bawaslu segera menetapkan sehingga kalau ada konsekuensi dari Paslon agar segera ada tindak lanjutnya. Sebab perolehan suara kami terganggu oleh kegiatan money politik yang dilakukan oleh Paslon lainnya,”himbaunya.

Baca Juga :  DPT Sedikit Paslon Banyak, Rawan Transaksional

Senada dengan itu, Senawan Silondae menilai proses demokrasi berasas luber dan jurdil. Pemungutan suara sudah selesai pihaknya mencoba mengungkapkan proses pilkada bersih dari money politik. Untuk itu, lanjut dia, Bawaslu haruslah benar-benar memproses segala temuan dalam penyelenggaraan pilkada yang baru saja terjadi

Ketua Tim RAG-SS, Djusachri S.Sos menilai tim RAG-SS sudah bekerja optimal. Sebagai ketua tim, dia menyampaikan permohonan maaf kepada relawan dan simpatisan dilapangan bilamana terjadi kekurangan khsusunya di internal Paslon RAG-SS.

“Proses demokrasi belum berakhir kita masih menunggu penetapan oleh KPU sebagaimana lembaga resmi. Dengan adanya temuan, kami berharap penyelenggara menindaklanjuti temuan dari tim-tim paslon lain. Kita ingin melahirkan proses demokrasi yang benar untuk melahirkan bupati yang legitimasi. Kami mendesak pelanggaran-pelanggaran money politik dilapangan agar ditindak lanjuti Bawaslu. Kita tengah mempersiapkan keberatan kita melalui tim hukum RAG-SS,”harapnya.

Pihaknya menyerahkan perolehan suara RAG-SS kepada KPU.

“Untuk perolehan suara tidak ada masalah kita menerima dan menunggu hasil oleh KPU Konsel,” tandas Djusachri.

AKBAR