Membunuh dan Memerkosa IRT di Moramo Utara, Residivis Ini Ditangkap di Mubar

208
Evakuasi jenazah oleh anggota Polsek Moramo di Desa Sanggula Kecamatan Moramo Utara. (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id, Konawe Selatan – Usai membunuh dan memerkosa seorang ibu rumah tangga (IRT) inisial L (43) di Desa Sanggula Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Minggu (08/11/2020), residivis kasus pembunuhan, Amili (22), melarikan diri ke Muna Barat (Mubar). Namun, pelariannya terhenti setelah berhasil ditangkap polisi.

Berkat keterangan sejumlah saksi, pihak Kepolisian Resor (Polres) Konsel yang melakukan upaya pencarian, berhasil menemukan pelaku, Selasa (10/11/2020), di Desa Wuna Kecamatan Barangka Kabupaten Mubar.

Pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka mengakui perbuatannya tersebut. Ia mengaku kalap membunuh korban karena tersulut emosi.

“Berdasarkan keterangan tersangka, awalnya tersangka pada saat itu sedang pesta minuman keras. Setelah berhenti minum, tersangka kemudian pulang ke rumahnya yang berjarak 150 meter,” ungkap Kapolres Konsel AKBP Erwin Pratomo, melalui Kasat Reskrim, AKP Fitrayadi, Selasa (10/11/2020)

Sebelum peristiwa pembunuhan sadis yang terjadi sekira pukul 04.30 WITa itu, tersangka yang tengah di bawah pengaruh minumal beralkohol mengaku tengah berdiri di depan rumahnya. Dari seberang jalan korban yang berdiri menanyai tersangka siapa dan dari mana.

Tersangka kemudian menghampiri dan memegang tangan korban. Tak terima tangannya dipegang, korban lalu menepis tangan tersangka.

Tak terima tangannya ditepis, tersangka tersulut emosi dan mengipaskan tangan kirinya yang mengenai wajah korban.

Baca Juga :  PPM Diharap Ikut Berkontribusi Bangun Daerah

“Korban menderita luka robek pada bagian bibir sampai telinga,” ungkap Fitrayadi.

Korban kemudian tersungkur jatuh. Karena panik, tersangka menarik tubuh korban masuk ke dalam parit tepat di depan SDN 5 Konsel Desa Sanggula.

Melihat suasana masih gelap dan sepi, tersangka melanjutkan aksi bejatnya dengan melucuti pakaian lalu memerkosa korban. Karena memberontak, leher korban kemudian digorok tersangka dengan menggunakan pisau.

Usai melakukan aksi bejatnya, tersangka yang diketahui baru kurang lebih dua bulan bebas dari kurungan Lapas Kelas IIA Kendari karena kasus pembunuhan di Mubar ini, langsung melarikan diri.

Tersangka kini diamankan di Mapolres Konsel. Ia pun dijerat pasal berlapis tentang pemerkosaan dan pembunuhan, sebagaimana tertuang dalam Pasal 338 dan Pasal 285 KUHP.

Sebelumnya, kasus pembunuhan ini sempat menggegerkan warga setempat. Korban ditemukan dalam kodisi luka tak bernyawa serta tanpa busana.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang bocah berusia 8 tahun yang kebetulan melintas di lokasi kejadian itu, Minggu (08/11/2020) sekira pukul 12.30 Wita. Saksi kemudian langsung melapor ke pihak kepolisian setempat.

AKBAR/NURSADAH