MMA Apresiasi Terbentuknya YLBH Ana Wonua Keadilan

440
Ketua DPP LAT Sultra Mashur Masie Abunawas (tengah baju putih) saat melaunching YLBH Ana Wonua Keadilan di kantor DPP LAT Sultra (FOTO: HERMAN)

BeritaRakyat.id, Kendari – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Adat Tolaki (DPP – LAT) Sulawesi Tenggara menggelar launching Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Ana Wonua Keadilan. Tujuannya untuk memberikan pendampingan atas permasalahan hukum yang dihadapi masyarakat Sultra, terkhusus warga Tolaki.

Setelah launching, Ketua DPP LAT Sultra Mashur Masie Abunawas berharap agar YLBH Ana Wonua Tolaki segera melakukan pendampimgan hukum kepada masyarakat, terkhusus masyarakat yang tidak mampu. Ia juga berharap, yayasan ini berperan aktif dan melakukan penjemputan kepada warga yang terbelit kasus hukum dan memerkukan pendampingan atau pengacara.

“Alhamdulillah atas nama DPP LAT memyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada YLBH Ana Wonua Keadilan untuk memberikan pendampingan hukum kepada warga, terkhusus masyarakat Tolaki yang tidak mampu dengan pendapingan secara gratis,” ujarnya, dalam kegiatan launching YLBH Ana Wonua Keadilan di kantor DPP LAT Sultra, Senin (02/11/2020).

Mantan Wali Kota Kendari dua periode itu mengaku, kasus hukum yang membelit warga Sultra khususnya masyarakat Tolaki banyak yang tidak mendapat pendampingan hukum, baik dalam proses di Kepolisian, kejaksaan dan di pengadilan. Hal ini diakibatkan ketidakmampuan untuk membayar pengacara.

“Saya kira dengan terbentuknya YLBH ini dapat membantu masyarakat dalam membantu dan mendampingi klien atas kasus hukum yang dihadapi warga. Apalagi saat ini, kasus hukum terkait penghinaan suku banyak yang terjerat. Untuk itu sangat perlu untuk dilakukan pendampingan dengan hukum,” tandasnya.

Baca Juga :  16 Tahun Pengelolaan Pasar Basah Mandonga Bermasalah, Pemkot Tutup Mata

Sementara itu, ketua YLBH Ana Wonua Keadilan Khalid Usman SH MH mengaku siap memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat, terkhusus masyarakat Tolaki yang ada di Sultra baik tidak diminta maupun diminta oleh klien.

“Insyah Allah dengan adanya YLBH ini dan sudah terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM ini, kami yang terdiri dari sejumlah lawyer di DPP LAT Sultra akan memberikan pendanpingan hukum kepada masyarakat secara gratis,” ungkapnya.

Pengacara muda ini menambahkan, yang melatari terbentuknya YLBH Ana Wonua Keadilan ini adalah banyaknya kasus hukum yang membelit warga dan tidak mendapatkan pendampingan hukum, mulai dari proses penyidikan di polisi hingga persidangan di Pengadilan.

“Kami akan memberikan pendampingan hukum dalam rangka membantu warga dalam mendapatkan keadilan atas kasus hukum yang menimpa warga,” katanya.

Begitu juga yang ditambahkan Dr Kurniawan Ilyas SH MH bahwa selain memberikan pendampingan hukum, YLBH Ana Wonua Keadilan akan menjadi wadah konsultasi dan pendidikan hukum.

“Apa yang menjadi niat kami adalah untuk memberikan pelayanan dan pendampingan, baik terkait soal hukum, juga masalah adat istiadat di suku Tolaki yang kerap menimbulkan kasus hukum dengan jeratan hukum ITE,” katanya menambahkan.

HERMAN/NURSADAH