Mundur karena Tak Nyaman dengan Sekretaris, PPK Baito Diminta Kembali Bekerja

438
Ketua KPU Konsel Aliudin (tengah pakai kopiah) saat diwawancara awak media (FOTO: AKBAR)

BeritaRakyat.id, Konawe Selatan – Sekretaris Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Baito Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara yang diduga tidak transparan dalam mengelola keuangan, berbuntut pada pengunduran diri lima anggota PPK setempat yang merasa tidak nyaman dengan kepala sekretariatnya itu.

Diketahui, anggota PPK Baito menginginkan agar sekretarisnya diganti. Hanya saja, usulan pergantian tersebut tak kunjung terwujud.

Ketua KPU Konsel, Aliudin, mengaku telah menerima laporan dari PPK Baito bahwa sekretarisnya itu tidak transparan dalam mengelola anggaran.

“Laporan berikutnya menyusul dengan laporan yang sama bahwa ada semacam pemotongan operasional honorarium PPS, ” ujar Aliudin, Selasa (06/10/2020).

Ia menjelaskan, setelah mendapat laporan dari PPK, pihaknya langsung mengklarifikasi ke sekretaris PPK bersangkutan dan memberikan pembinaan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata benar yang kami temukan bahwa Sekretaris PPK Baito melakukan pemotongan sebesar Rp 10.000 per orang (anggota PPS),” ungkapnya.

Pemotongan ini, lanjut Aliuddin, diperuntukkan untuk biaya perjalanannya sekretaris PPK itu untuk mencairkan honor PPS yang harus dilakukan di Kendari karena melalui Bank Syariah Mandiri.

Baca Juga :  Ormas Taawu Mekongga Inisiasi Kegiatan Mosehe Wonua

“Dengan adanya laporan itu, kami sampaikan kembalikan uangnya orang. Ternyata sudah duluan dikembalikan setelah didengar informasi riak riuknya langsung dia bergegas untuk kembalikan,” terangnya.

Namun demikian, ia mengaku, telah menyampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Konsel agar sekretaris PPK itu diganti. Sebab, KPU sendiri tidak memiliki wewenang untuk melakukan pergantian tersebut.

Dia pun meminta agar PPK Baito yang telah mengundurkan diri kembali bekerja dengan baik. Mengingat, para penyelenggara Pilkada di tingkat kecamatan itu, kini diperhadapkan dengan pelaksanaan tahapan Pilkada yang mesti diselesaikan dengan baik.

“Silakan teman-teman PPK kembali bekerja, saling terbuka, transparan anggaran dan itu menjadi komitmen dan kita tuang dalam berita acara. Untuk proses pengusulan pergantian Sekretaris PPK Baito itu kita tunggu,” pungkasnya.

AKBAR/NURSADAH