Operasikan GI Puuwatu Extansion, PLN Berharap Menarik Investor di Tengah Pandemi

20
Suasana pengoperasian Inter Bus Trafo (IBT) 150/70kV Gardu induk (GI) Puuwatu Extansion (EXT) 2 sebesar 31,5 Mega Volt Amper (MVA). (FOTO: IST)

BeritaRakyat.id, Kendari – Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengoperasikan Inter Bus Trafo (IBT) 150/70kV Gardu induk (GI) Puuwatu Extansion (EXT) 2 sebesar 31,5 Mega Volt Amper (MVA), yang ditandai dengan pemberian tegangan pertama atau energize, Jumat (27/11/2020).

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Selatan, I Putu Riasa mengatakan, pengoperasian tersebut guna mendukung kelistrikan di Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam tatanan hidup baru di tengah pandemi.

“Puji syukur, dengan beroperasinya IBT 150/70 kV Puuwatu (Ext) 2 meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Sultra khususnya Kota Kendari,” kata I Putu Riasa.

Melalui upaya perbaikan sistem kelistrikan tersebut, ia berharap dapat menjadi daya tarik bagi investor untuk datang berinvestasi di Kendari. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, pemerintah terus mendorong agar perekonomian masyarakat dalam kondisi stabil.

Baca Juga :  Jadi Pasangan Rajiun di Pilkada Muna, La Pili Putus Hubungan dengan PKS

“Mudah-mudahan dengan upaya yang kita lakukan ini membuat investor tidak ragu untuk berinvestasi, sehingga perekonomian di Sultra lebih meningkat,” harapnya.

Dijelaskannya, IBT tersebut berfungsi menyatukan dua jaringan transmisi line 70kV di Sultra dengan 150kV interkoneksi Sulsel – Sultra, di mana IBT pertama telah berhasil dioperasikan pada 31 Desember 2019 lalu. Bertambahnya IBT ini maka kapasitas penghubung antara 70kV dangan 150kV menjadi 2 X 31,5 MVA, sehingga keandalan sistem kelistrikan di Sultra semakin meningkat.

NURSADAH