Patuhi Prorokol Covid-19, Area Pencabutan Nomor Urut Paslon Dijaga Ketat

127
Area pencabutan nomor urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Konsel. (FOTO: AKBAR)

BeritaRakyat.id, Konawe Selatan – Tahapan pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra) oleh KPU menerapkan standar prokol kesehatan standar Covid-19. Area pencabutan nomor urut yang digelar di Wonua Monapa Resort di Ranomeeto dijaga ketat anggota kepolisian, mulai dari gerbang masuk hotel hingga di lokasi atau di dalam aula.

Masyarakat yang hendak masuk dalam area pencabutan nomor urut diperiksa ketat, mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, id card yang dikeluarkan oleh KPU dan lainnya. Tamu yang tidak memiliki id card atau undangan dari KPU tidak diizinkan untuk masuk.

Sementara yang diizinkan masuk dalam area pencabutan nomor urut adalah mereka yang diundang KPU, dalam hal ini pasangan calon bupati dan wakil bupati, Bawaslu, satu yang mewakili pemerintah daerah dan masing-masing perwakilan Forkopimda Konsel juga satu orang.

“Karena kami mengacu di PKPU Nomor 10 Tahun 2020 tentang protokol kesehatan di pemilihan kepala daerah serentak, maka yang bisa masuk dalam area pencabutan nomor urut paslon, hanya pasangan calon di dalam ruangan,” ujar Ketua KPU Konsel Aliudin saat ditemui di area pencabutan nomor urut, Kamis (24/09/2020).

Baca Juga :  PT VDNI dan OSS Dinilai Berkontribusi Besar Terhadap Investasi di Sultra

Aliudin mengatakan, penerarapan dengan mematuhi protokol covid-19 adalah kewajiban bagi penyelenggara dalam rangka mencegah penularan wabah corona. Untuk itu area pelaksanaan pencabutan nomor urut diperketat.

“Undangan yang kami sebar sebanyak 50. Lokasi kegiatan juga telah disterilkan dan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, wajib menggunakan masker, disiapkan tempat cuci tangan dan sabun, handsanitizer, dan jaga jarak,” katanya.

Ditambahkan, untuk pengundian nomor urut itu sendiri akan digelar pukul 10.00 WITa sampai selesai. Teknisnya ada tiga nomor yang disiapkan dan kemudian akan dicabut oleh pasangan calon itu sendiri.

“Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan damai. Tentunya yang paling penting adalah bagaimana kegiatan ini terhindar dari klaster covid-19,” pungkasnya.

AKBAR/NURSADAH