Pemkot Ngutang Untuk Ring Road, ISMAHI Anggap Pemborosan

164
Wakil Ketua Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Islam (ISMAHI) Don Mike Andi (kedua dari kanan) saat bersama rekan rekannya melakukan diskusi. (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id, Jakarta – Pemerintah Kota Kendari melalui Wali Kota Sulkarnain Kadir berencana membangun jalur lingkar dalam (Inner Ring Road) Untuk mewujudkan mega proyek tersebut, Pemkot Kendari bakal menggandeng PT. Sarna Multi Infrastruktur (SMI) untuk mengerjakan dan memyiapkan anggaran Rp. 203 Miliar.

Terkait rencana pbanguan ring road yang telah disepakati antara Pemkot Kendari PT. SMI melalui kontrak kerja sama (MoU) mendapat reaksi dari Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Islam (ISMAHI) dan menganggap hal itu sebagai pemborosan anggaran.

Wakil Ketua Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI) Don Mike Andi dan mempertanyakan apa Urgensi Pembangunan Jalan baru yang di inisiasi oleh Walikota Kendari, mengingat jalan protokol yang lama saja masih banyak yang tidak terawat dan tidak terpakai.

“Dibanding membangun jalan baru dalam Kota mendingan dana Rp. 203 Miliar itu digunakan untuk memperbaiki fasilitas umum yang telah ada, misalnya, memperbaiki Drainase, memperlebar jalan disekitar jembatan triping, memperbaiki trotoar, dan memasang lampu penerangan jalan. agar kalau malam tidak seperti Kota mati karena gelap-gulita,”ujarnya kepada media ini melalui pesan WhatsApp, Rabu (17/02/2021).

Mahasiswa Asal Kota Kendari ini mengaku, masyarakat lebih butuh perbaikan Drainase dan pemasangan lampu jalan ketimbang pembangunan Jalan baru dalam kota, yang Nilai anggarannya sangat fantastis dan tidak Rasional menurut akal sehat. Seharusnya pak Walikota fokus saja menangani Covid-19, ketimbang memikirkan pembangunan jalan baru mengingat Kota Kendari masuk kategori Wilayah Zona merah.

Baca Juga :  Pembatasan Jam Malam Dianggap  Bikin Gaduh, Pemkot Kendari Diminta Kaji Ulang

“Saya kira masih banyak yang lebih urgen dari membangun ring road, karena itu hemat kami itu belum penting,”katanya.

Selain itu, yang juga jadi pertanyaan adalah kemana Anggota dewan Kota yang terhormat.? sebagai wakil rakyat yg dipilih langsung oleh rakyat mereka mempunyai tiga tugas dan fungsinya, Membentuk peraturan daerah bersama kepala daerah, Membahas dan memberikan persetujuan rancangan peraturan daerah mengenai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang diajukan oleh kepala daerah, Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah dan APBD.

“Patut di Duga Pemkot Kendari dan DPRD Kota Kendari sudah kongkalikong untuk meloloskan proyek besar ini.? hanya untuk mengejar fee semata,” tutupnya.

USAN