Penetapan Tersangka Dugaan Pungli Kenaikan Pangkat Tunggu Hasil Uji Labfor Makasar

718
Penyidik Kejari Konsel Safri Abd Muin saat menyerahkan dokumen penyidikan kasus dugaan pungli kenaikan pangkat di Polda Sulsel untuk dilakukan uji labfor. (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id., Konawe Selatan – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) belum dapat menetapkan tersangka atas dugaan pungutan liar (Pungli) yang melibatkan 56 Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemda Konsel. Untuk menetapkan tersangka, penyidik Kejaksaan Negeri Konsel saat ini menunggu hasil uji laboratorium Forensik di Makasar Sulawesi Selatan.

Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti (BB) dan Barang Rampasan Kejari Konsel Safri Abdul Muin mengungkapkan, Dokumen hasil pemeriksaan terhadap kenaikan pangkat 56 ASN yang dikelola BKPSDM sudah diserahkan di Lafor Polda Sulsel.

“Salah satu yang antaranya yang dilakukan Uji Labfor adalah tanda tangan Kadis Pendidikan Konsel dan Kadis BKPSDM Konsel. Jika itu asli maka bisa dibilang mereka dalangnya. Dan jika itu palsu berarti yang terlibat hanya oknum pegawai Dinas Pendidikan dan pegawai BKPSDM,” Ungkapnya kepada media, Jumat (28/5/2021).

Mantan Kasi Intel Kejari Ternate ini mengatakan, dokumen dan hasil uji lab yang diminta diperkirakan pekan sudah ada hasil. Dari hasil tersebut, kemudian penyidik dapat menetapkan tersangka.

Baca Juga :  PT Vale Indonesia Bangun Gedung Pemuda di Kolaka

“Jika hasilnya sudah keluar maka penyidik Kejari Konsel akan menetapkan tersangkanya,, berdasarkan hasil penyidikan yang telah dilakukan selama ini” terangnya.

Untuk diketahui 53 orang ASN guru Konsel ini diduga terlibat dugaan pungli kenaikan pangkat April 2020 lalu. Karena tidak melalui Dinas Pendidikan dengan cara tidak membuat Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK).

Tapi keluar Penetapan Angka Kredit (PAK) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar sampai dengan keluar SK Kenaikan Pangkat dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

AKBAR