Pengelolaan Keuangan Pemda Konsel Bakal Dibahas dalam RDP, Sekda Siap Beri Penjelasan

403
Sekda Konsel Syarif Sajang

Beritarakyat.id,. Konawe Selatan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) pekan depan. Agendanya adalah untuk membahas pengelolaan keuangan di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Konsel yang dianggap carut marut, hingga menyebabkan gaji ke-13 dan tunjangan sertifikasi guru telat dibayarkan.

Dalam rapat tersebut, DPRD bakal mengundang pihak Pemda Konsel, dalam hal ini tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Mereka akan diminta memberikan penjelasan terkait kendala pengelolaan keuangan tersebut, yang oleh pihak DPRD dianggap terkesan gali lubang tutup lubang.

“Pemda Konsel dalam mengelola keuangan sama seperti gali lubang tutup lubang, sehingga tidak ada yang tuntas. Adanya persoalan anggaran yang ribet ini, kami di DPRD Konsel mengjadwalkan rapat dengar pendapat dengan TAPD yang diketuai Sekda Konsel,” ungkap salah satu Anggota DPRD Konsel, Herman Pambahako, baru-baru ini.

Menanggapi rencana RDP tersebut,
sekretaris daerah (Sekda) yang juga ketua TAPD Konsel, Syarif Sajang mengaku siap menghadirinya. Ia akan memaparkan pengelolaan keuangan di lingkup Pemda Konsel.

“Jika sudah ada undangan dari DPRD akan kami hadiri untuk mengikuti RDP. Di sanalah akan kami kami paparkan kondisi keuangan Konsel,” ujar Syarif kepada media ini saat ditemui di Kendari, Rabu (26/09/2020).

Baca Juga :  Ini Daftar Pejabat Eselon II Yang Dilantik Gubernur Ali Ali Mazi

Mantan Kepala Dinas PU dan Bappeda Konsel itu menjelaskan, pembayaran gaji ke-13 untuk ASN di Konsel mengalami keterlambatan karena transferan dari Kementerian Keuangan RI tidak cukup. Karena itu, pemda memutuskan menunggu dana bagi hasil (DBH) dan dana insentif daerah (DID).

“Begitu uangnya sudah ditransfer, pemda melalui dinas pengelolaan keuangan dan aset daerah (DPKAD) langsung membayarkan gaji 13 ASN. Begitu juga tunjangan sertifikasi guru, pekan depan sudah dapat dibayarkan,” terangnya.

Terkait tambahan anggaran Pilkada untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan biaya pengamanan Pilkada di Polres Konsel, Syarif Sajang juga mengaku akan membayarkan 100 persen sebelum tahapan pendaftaran calon di KPU. Saat ini DPKAD Konsel tengah menyiapkan dokumen untuk transferan.

“Pastilah kami transferkan 100 persen untuk Bawaslu dan Polres Konsel dalam waktu dekat,” tandasnya.

HERMAN/NURSADAH