Penolakan Munas KADIN di Kendari Tak Mendasar, Daerah Bakal Rugi

537
Kaisar Kalenggo SH (tengah) saat memberikan keterangan pers.

BeritaRakyat.id, Kendari РPelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Kamar Dagang dan Industri  Indonesia (KADIN) ke-VIII akan menguntungkan Sulawesi Tenggara (Sultra). Khususnya, Kota Kendari yang bakal menjadi tuan rumah.

Namun demikian, munas tersebut mendapat penolakan. Bahkan, sejumlah elemen berencana menggelar aksi unjuk rasa agar Munas KADIN tak digelar di Kendari, dengan alasan masih situasi pandemi Covid-19.

Alasan penolakan itu pun dinilai tak mendasar dan hanya akan merugikan daerah. Sebab, Munas KADIN ke-VIII ini tidak hanya sekedar munas biasa dan akan memberi keuntungan besar bagi Sultra yang menjadi tuan rumah.

Salah satu ketua kelompok pemuda di Sultra, Kaisar Kalenggo SH, yang mengaku mendukung penuh pelaksanaan Munas KADIN di Kendari mengungkapkan bahwa munas tersebut akan dihadiri banyak investor. Ini menurutnya, adalah kesempatan bagi Sultra untuk dilirik para pengusaha besar yang datang dari berbagai penjuru.

“Di sinilah (Munas KADIN) kesempatan daerah kita dapat diintip oleh investor. Entah itu soal potensi wisata, potensi sumber daya alam, dan potensi SDM daerah kita sendiri,” kata Kaisar dalam keterangan persnya, (20/06/2021).

Baca Juga :  Pulang Kampung, Ini yang Dilakukan Tina Nur Alam

Dikatakan, bila nantinya terjadi aksi unjuk rasa penolakan maka boleh-boleh saja, karena itu adalah langkah yang demokratis. Namun, subtansinya harus jelas dan berdasar, sebab pelaksanaan Munas KADIN di Kendari sudah dipertimbangkan dengan matang.

“Kita inginkan Munas Kadin ini dapat terselenggara dengan baik. Makanya justru kita harus mendukungnya. Apalagi ini bagian dari kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah kita ke orang luar,” ujarnya.

Dia juga membeberkan bahwa kegiatan Munas KADIN ke-VIII ini mematuhi protokol kesehatan standar Covid-19. Panitia pelaksana juga sudah melibatkan Satgas Covid-19 dan semua tamu akan divaksin sebelum datang ke Kota Kendari.

ODEK/NURSADAH