Peringati Satu Tahun Tragedi Sedarah, Mahasiswa Suarakan Pencopotan Kapolda

471
Ratusan mahasiswa dari sejumlah elemen organisasi kemahasiswaan saat menuju Mapolda Sultra untuk menggelar aksi menuntut agar proses meninggalnya Randi-Yusuf Kardawi diusut tuntas (FOTO : ODEK)

BeritaRakyat.id, Kendari – Memperingati satu tahun meninggalnya dua mahasiswa Universitas Halu Ole (UHO), Randi dan Muhmad Yusuf Kardawi,  ratusan mahasiswa berdatangan di depan gedung Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sultra, Sabtu (26/09/2020). Mereka menuntut agar kasus penembakan yang menewaskan dua mahasiswa saat menggelar aksi unjuk rasa 26 September 2019 lalu itu, segera diusut tuhtas.

Pantauan media ini, pukul 12.30 WITa sejumlah elemen mahasiswa yang sudah mulai melakukan orasi serta membakar ban bekas. Sementara ratusan anggota kepolisian nampak siaga melakukan pengamanan.

Di tengah kerumunan massa aksi, beberapa kali terdengar teriakan ‘copot kapolda’ karena dinilai gagal mengawal kasus penembakan mahasiswa yang hingga kini belum menemukan titik terang.

Baca Juga :  TPP ASN Konsel Hanya Dibayar Dua Bulan, Ini Alasannya

Ketua MPM UHO, Baharuddin Yusuf, yang menjadi salah satu koordinator aksi menyebutkan bahwa aksi mahasiswa tersebut adalah aksi damai.

“Saya menantang bapak kapolda untuk bertemu di hadapan mahasiswa aksi,” ucap Baharuddin dalam orasiya.

ODEK/CHAIRUL ARQAM/NURSADAH