PMT Sultra Dukung Penegakkan Hukum, Ormas Diminta Tenang dan Jaga Kondusifitas

463
Ketua PMT Sultra Supriadin SH MH (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id, Kendari – Ketua Perkumpulan Masyarakat Tolaki (PMT) Sulawesi Tenggara (Sultra) Supriadin SH MH mendukung langkah penuh Kepolisian Daerah (Polda) Sultra dalam melakukan penanganan atas kericuhan yang terjadi beberapa waktu lalu di Kota Lulo Kendari. Selain juga memintta kepada seluruh organisasi masyarakat yang ada untuk menahan diri, tenang serta menjaga kondusifitas daerah, termasuk mempercayakan penuh kepada pihak kepolisian dalam menegakkan hukum.

Menurutnya, Kota Kendari sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara dan juga sejumlah Kabupaten Kota di bumi anoa ini merupakan daerah yang cinta damai dan selalu mengedepankan persaudaraan dan kekerabatan dalam menjadikan daerah Sultra yang aman, tentram dan damai. Untuk itu aksi pawai budaya yang terjadi beberapa waktu lalu dan berujung ricuh antar organisasi masyarakat tidak lagi terjadi, tetapi menjadi pelajaran dan pengalaman paling berharga.

“Iya, kami mendukung langkah Kepolisian Daerah Sultra dalam penanganan kasus kericuhan yang terjadi beberapa waktu lalu yang menimbulkan korban jiwa dan keresahan bagi warga, khususnya di Ibu Kota Sultra di Kota Kendari. Selain itu kepada semua ormas diminta untuk tenang dan menjaga kondisifitas serta mempercayakan penuh kepada pihak kepolisian dalam menegkkan keamanan dan keadilan,”ujarnya kepada awak media ini, Rabu malam, (22/12/2021).

Supriadin yang juga pengacara itu mengaku, penaganan kasus kericuhan yang terjadi saat pawai Budaya Tolaki pada hari Kamis, 16 Desember lalu oleh Kepolisian telah memenanggil sejumlah tokoh untuk dimintai keterangan atau saksi. Selaku pengacara juga telah diminta untuk membantu dan mendampinhi para terpanggil dalam kasus hukumnya.

Baca Juga :  Memprihatinkan, Bangunan Kantor Camat Parigi Tak Layak Digunakan

“Untuk semua yang terpanggil dalam kericuhan antar ormas lalu saya akan turut bantu dan mendampingi sebagai kuasa hukumnya. Karena itu, sekali lagi kami meminta semua untuk menahan diri dan tenang, serta mempercayakan pihak kepolisian dan penanganannya,”akunya.

Ditambahkan, dalam mewujudkan Kota Kendari dan seluruh wilayah Sultra yang aman damai dan kondusif ini, bukan saja dari pemerintah dan stakeholdernya, tetapi semua masyarakat dari berbagai suku yang mendiami bumi anoa ini untuk menjaga perdamaian dan kekeluaragaan yang telah terjalin selama ini. Ormas yang ada merupakan bagian dari kita semua, karenanya mari saling menjaga dan saling mendukung.

“Selaku Ketua PMT dan juga pendamping hukum bagi yang terperiksa di Mapolda Sultra, sekali lagi meminta untuk menjaga kondusifitas daerah kita yang aman. Sehingga seluruh masyarakat dapat melakukan aktifitas dengan tenang dan nyaman dan juga menjadikan daerah Sultra sebagai daerah yang aman bagi para penginvestasi,”tutupnya.

MAN