Senator DPD Asal Sultra Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Konsel

23
Suasana sosialisasi empat pilar kebangsaan oleh anggota DPD RI dr Dewa Putu Ardika Saputra di Kecamatan Wolasi, Konawe Selatan. (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id, Konawe Selatan – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara (Sultra), dr. Dewa Putu Ardika Seputra menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Desa Amoito Jaya Kecamatan Wolasi Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Minggu (23/05/2021).

Sosialisasi senator asal Sultra itu dalam rangka menanamkan nilai-nilai pancasila kepada masyarakat Sultra, khususnya Konsel. Diketahui, dr. Dewa Putu Ardika Seputra dalam melaksanakan sosialisasi tersebut menggandeng Yayasan Ana Ama Kecamatan Wolasi.

dr. Dewa menjelaskan bahwa sosialisasi yang dilaksanakan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan terhadap anak bangsa.

“Pancasila adalah dasar dan ideologi negara indonesia. Untuk itu kita harus merawat kebhinekaan sebagai orientasi dalam kemajemukan agar menjadi spirit bagi generasi bangsa,” jelasnya pada akhir pekan kemarin.

Tergerusnya jati diri bangsa akibat kurangnya masyarakat dalam memfilter arus globalisasi. Dan ini menjadi salah satu kekhawatiran pemerintah.

“Hal ini harus direspon cepat, jika tidak maka bisa berdampak buruk bagi bangsa dan negara,”paparnya.

Untuk itu tambahnya, empat pilar kebangsaan ini harus terus digelorakan terhadap semua kalangan, mulai dari tokoh masyarakat hingga generasi muda.

“Setiap masyarakat harus menyampaikan manfaat dari nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan,” bebernya.

Melalui sosialisasi empat pilar kebangsaan ini, ia berharap kepada masyarakat khususnya Yayasan Ana Ama dapat mengukuhkan dan mengimplementasikan jiwa kebangsaan, nasionalisme dan patriotisme gerasi penerus bangsa, agar semakin mencintai dan membangun bangsa ini.

Baca Juga :  Kejati Sultra¬† Dalami Dugaan Kasus Studi Rekayasa Lalu Lintas di Wakatobi

“Empat pilar kebangsaan ini dapat menjadi panduan yang efektif dan nyata, apabila semua elemen masyarakat konsisten mengamalkannya dalam arti yang seluas-luasnya,” urainya.

“Pancasila konstitusi negara sebagai dasar negara dan pedoman hidup berbangsa dan berbegara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai wujud keberagaman masyarakat kita, dan NKRI adalah kita semua,” sambungnya.

Sehingga apabila seluruh masyarakat mampu memahami dan mengaplikasikan makna yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan ini, negara ini akan semakin aman, makmur, dan sentosa.

“Masyarakat indonesia terbingkai dalam NKRI dan untuk menjadi seorang nasionalis sejati kita harus mengimplementasikan empat pilar tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Selain itu, dr. Dewa Putu Ardika Seputra menekankan kepada generasi muda di seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita ketahui bersama, bahwa masuknya budaya asing sangat berpengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat, untuk itu empat pilar kebangsaan ini harus terus kita gelorakan,” tutupnya.

AKBAR