Setahun Anaknya Tewas Tertembak, Ibunda Yusuf: Ibu Tidak Igin Ada Aksi Anarkis

2388
Kedua orang tua almarhum Yusuf Kardawi. (FOTO: IST)

BeritaRakyat.id, Kendari – Kasus meninggalnya Randi dan Yusuf Kardawi karena tertembak 26 September 2019 lalu, masih menyisakan duka mendalam. Bahkan sampai kini, orang tua, sahabat, dan seperjuangan dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) itu masih terus menuntut keadilan.

Dalam upaya menuntut keadilan atas proses hukum kematian Randi dan Yusuf yang tak kunjung menuai titik terang itu, sejumlah elemen mahasiswa terus turun ke jalan. Bahkan mereka berencana menggelar aksi besar-besaran pada 26 September mendatang.

Namun demikian, ibunda almarhum Yusuf, Endang Yulida berharap agar aksi unjuk rasa untuk mengenang satu tahun kepergian anaknya itu berlangsung damai.

“Saya tidak menginginkan ada kasus yang serupa. Kita sama-sama menginginkan kasus ini terungkap, tetapi ibu tidak inginkan adanya aksi&aksi yang anarkis,” kata Endang, saat menggelar kepada sejumlah awak media, Kamis (24/09/2020).

“Ibu meminta kepada sahabat – sahabat Yusuf yang di jalan, yang masih berjuang, agar menyampaikan aspirasinya dengan santun dengan cara-cara yang baik, sebagai mahasiswa yang intelek. Doa ibu untuk kalian semua anak-anakku,” sambungnya.

Hal senada disampaikan, Ramlan, ayah Yusuf. Ia mengaku mengapresiasi perjuangan mahasiswa yang hingga saat ini masih mengawal kasus anaknya. Tetapi sebagai orangtua dirinya berharap, perjuangan ini harus mewakili semua lapisan masyarakat.

“Artinya keadilan haruslah kita tuntut, tapi cara-caranya harus bisa diterima banyak pihak. Jangan ada aksi anarkis, berjuanglah dengan baik, perhatikan keselamatan diri, jaga kepentingan umum,” ungkapnya.

Baca Juga :  Andi Tendri Rawe Silondae Jabat Pj Bupati Konsel

Dirinya berpesan, tuntutan sebagai kaum intelektual, harus dipertimbangkan. Harapan orangtua harus dijaga.

“Kepada anak-anakku di lapangan, yang terus berjuang, silahkan berjuang. Ayahmu berpesan, pertama jagalah keselamatan diri, tunjukkan aksi damai tidak melakukan kerusakan fasilitas umum. Kemudian satu lagi kami ingatkan, kalian adalah titipan orang tua dalam menuntut ilmu, sehingga dalam perjuangan ingat cita-cita. Kalian harus menjadi orang sukses, agar semua bisa berjalan seiring sejalan,” pesannya.

Ditambahkan, mengingat kondisi saat ini masih di tengah pandemi Covid-19 maka dirinya berharap, seluruh mahasiswa yang melakukan demonstrasi, wajib memperhatikan protokol kesehatan standar Covid-19. Hal ini sebagai upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran wabah Corona.

“Kami sama dengan kalian (sahabat Randi dan Yusuf) yang menuntut keadilan, itulah di pikiran kami, terima kasih. Hanya yang perlu kami titipkan pada sahabat – sahabat almarhum, dalam menyampaikan aspirasi ini, menyampaikan pikiran – pikiran yang baik itu,  lakukanlah dengan cara yang tertib,” tutupnya.

CHAIRUL ARQAM/NURSADAH