Sosialisasi Jam Malam, Tempat Nongkrong Jadi Sasaran Satpol-PP

356
Sosialisasi pberlakuan jam malam yang dilakukan oleh Pemkot melalui Satpol di tempat tempat hiburan dan warkop. (FOTO : HUMAS PEMKOT)

BeritaRakyat.id,. Kendari – Sebelum diberlakukannya surat edaran pembatasan aktivitas warga di malam hari guna mencegah penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terlebih dahulu melakukan sosialisasi. Satuan polisi pamong praja (Satpol-PP) setempat yang ditugasi menyosialisasikan surat edaran tersebut, Kamis (03/09/2020) malam, sudah mulai turun lapangan.

Langkah awal sosialisasi tersebut, anggota Satpol-PP menyasar lokasi yang sering menjadi tempat nongkrong warga Kendari di malam hari, seperti di kawasan eks MTQ, Taman Kali Kadia, Kendari Beach, dan Jembatan Kuning Abeli.

Dalam sosialisasi itu, Kepala Satpol-PP Kendari, Amir Hasan, melibatkan anak buahnya sebanyak 60 orang ditambah personil gabungan TNI dan polisi.

“Satpol itu jumlah personil ada 60 orang. Terdiri dari 30 provost putra dan 30 provost putri. Untuk TNI-Polri saya kurang tahu karena mereka masing-masing punya pasukan,” ungkap Amir Hasan pada awak media, Kamis (03/09/2020) malam.

Baca Juga :  PT GMS Serahkan Bantuan Kapal Ambulance Untuk Warga Laonti di Hari Sumpah Pemuda

Amir Hasan mengatakan, kegiatan sosialisasi dilakukan selama satu minggu. Setelah itu barulah penerapannya serta pemberian sanksi bagi anggota masyarakat yang ditemukan melanggar.

“Selama satu minggu kita masih tahapan sosialisasi. Setelah satu minggu kita melakukan langkah tegas memberikan sanksi pada masyarakat terutama yang tidak memakai masker di jalan,” katanya.

RANDI/NURSADAH