Tahapan Pilkada Berjalan, JaDI Koltim Imbau Semua Pihak Taati Protokol Kesehatan Covid-19

46
Ketua JaDI Koltim Adly Yusuf Saepi. (FOTO : IST)

BeritaRakyat.id, Kolaka Timur – Setelah tahapan pendaftaran pasangan calon kepala daerah, tahapan Pilkada 9 Desember 2020 akan berlanjut pada menetapkan pasangan calon pada 23 September kemudian pengundian nomor urut 24 September 2020.

Sebagaimana pada tahapan pendaftaran, masih banyak warga pendukung masing-masing calon terlihat berkerumun dan tidak menaati protokol kesehatan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Menanggapi hal tersebut, Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kolaka Timur (Koltim) mengatakan, sebagaimana diketahui bahwa penyebaran Covid-19 di Indonesia umumnya dan khususnya di Sulawesi Tenggara semakin mengalami peningkatan dari hari kehari. Dengan demikian, sudah sepatutnya semua pihak taat dan patuh terhadap protokol kesehatan dalam segala aktvitas keseharian. Khususnya, protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020 dengan memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun dalam jumlah banyak untuk kepentingan dan keselamatan kita bersama.

Ketua Presidium JaDI Koltim, Adly Yusuf Saepi SH MH, kemudian mengimbau semua pihak untuk secara bersama-sama menaati dan mengindahkan seluruh regulasi dan peraturan lainnya terkait pelaksanaan Pilkada di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Kami berharap agar dalam tahapan penetapan pasangan calon dan pengundian dan pengumuman nomor urut Pasangan calon pada tanggal 23 dan 24 September 2020, KPU cukup mengundang pihak-pihak yang berkepentingan saja seperti pasangan calon, partai politik dan atau gabungan partai politik, pendukung dan tim sukses atau kampanye,” kata Adly, ditemui, Senin (21/09/2020).

Baca Juga :  ASR Diagendakan Bertemu Warga Kolaka Utara, Ini Jadwal dan Agendanya

Dia juga berharap kepada pasangan calon kepala daerah untuk dapat memberikan contoh yang baik dan pemahaman kepada masyarakat pendukungnya, dengan tidak mengerahkan massa pendukung untuk menghindari terjadinya penyebaran Covid-19.

“JaDI Koltim juga meminta kepada Bawaslu Koltim untuk mengawasi dan mengingatkan pasangan calon dan tim sukses atau massa pendukung paslon untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19, dalam setiap pelaksanaan tahapan Pilkada 2020,” tandasnya.

Mantan Komisioner KPU Koltim itu menambahkan, tanggung jawab untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah bukan saja menjadi tanggungjawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab semua pihak tanpa terkecuali masyarakat secara umum.

YUSRI/NURSADAH