Tersangka Pajak Reklame Tidak Ditahan Hanya Dikenakan Wajib Lapor

24
Kasi intel kejari Kendari Ari Siregar (FOTO : I ST)

BeritaRakyat.id, Kendari – Aparatur Sipil Negara di Pemerintah Kota Kendari yang ditetapkan sebagai tersangka penggelapan pajak reklame Kendari tahun 2018 sampai 2019 oleh Kejaksaan Negeri Kendari (Kejari tidak ditahan dan hanya dikenakan wajub lapor.

Kepala Kejaksaan Negeri Kendari melalyi Kepala Seksi (Kasi) Intelejan Kejari, Ari Siregar membenarkan bahwa, status tersangka sebagai tahanan Kota Kendari, sehingga tidak dilakukan penahanan.

“Kuasa hukumnya mengajukkan permohonan penangguhan sehingga tidak ditahan,” jelasnya. Kamis, (19/11/2020).

Namun, tersangka wajib lapor sambil menunggu berkas kelengkapannya untuk dilimpahkan di Pengadilan Negeri (PN) Kendari.

“Tersangka wajib lapor, dua kali dalam seminggu,” paparnya.

Berkasnya belum lengkap itu tambahnya, karena sebelumnya tersangka diperiksa sebagai saksi, sehingga Berita Acara Pemeriksaan (BAP) hanya sebagai saksi, namun saat ini pelaku sudah ditetapkan tersangka, sehingga harus dibuatkan kembali BAPnya sebagai tersangka.

Baca Juga :  Gubernur Sultra dan Dirjen Perhubungan Darat Launching Pembagunan Infrastruktur Transportasi Darat

“Banyak berkas yang harus dikumpulkan, jika sudah selesai, maka kami akan limpahkan,” urainya.

Selain itu, ia menjelaskan, sejauh ini tersangka dalam kasus korupsi pajak tersebut hanya satu orang. Namun, tidak menutup kemungkinan ada tambahan.

“Bisa saja ada tambahan tersangka setelah di pengadilan. Di situ semuanya akan terungkap,” tegasnya.

Untuk diketahui, tersangka merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki jabatan Kepala Seksi di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Kendari.

Kemudian berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kerugian negara akibat tindak pidana korupsi mencapai ratusan juta rupiah.

RANDI