Tidak Terdaftar Sebagai Penerima BLT Tahap III, Warga Keluhkan Prosedurnya

113
ILUSTRASI Penerimaan BLT

BeritaRakyat.id, Konawe Selatan – Bantuan langsung Tunai (BLT) bagi warga masyarakat yang terdampak Virus Corona dan bersumber dari Dana Desa (DD) telah disalurkan pada akhir tahun 2020 beberapa waktu lalu. Hanya saja BLT untuk bulan Oktober, November dan Desember tersebut, tidak semuanya kembali menerima seperti sebelumnya.

Terkait adanya warga yang tidak menerima BLT kemudian mempertanyakannya, kenapa dirinya tidak lagi menerima, mengingat tahap pertama dan kedua masih ada namanya sebagai penerima, tetapi ditahap tiga sudah tidak ada lagi namanya tertera sebagai penerima BLT di Desa Wonua Raya Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan.

“Tahap pertama dan ke dua saya masih terdaftar sebagai penerima BLT. Tetapi ditahap tiga sudah tidak ada, katanya sudah dialihkan kepada yang lain, karena suami saya sudah sehat dari penyakit kronis yang dideritanya,”ujar salah satu warga Wonua Raya yang enggan disebut namanya kepada media ini, Minggu, (03/01/2021).

Wanita parubaya ini tidak mengetahui kalau ada pengalihan nama. Tetapi saat mempertanyakan ke penerima yang dialihkan, ternyata juga tidak menerima BLT yang dimaksud.

“Saya tanya yang menerima pengalihan itu, ia bilang tidak menerima dan tidak dipanggil. Terus ke mana dana saya, itu yang saya Pertanyakan, “akunya.

Sementara itu Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wonua Raya, Nanang Darmanto mengakui ada keluhan warga. Mengingat pada saat Musyawarah Desa khusus (Musdesus) Tidak ada perubahan nama, pengalihan maupun Penambahan untuk penerima dana BLT.

Baca Juga :  Divisi Humas Polri Gelar Diskusi Kontra Radikal di Kolaka

“Untuk Penerima BLT tetap 120 Kepala Keluarga, tidak ada pengalihan,”katanya saat dihubungi terpisah.

Dikatakan, saat penyaluran BLT dirinya mendapat informasi bahwa ada warga penerima yang dialihkan.

“Sorenya saya ditelpon, Setelah di konfirmasi di Pemerintah desa, bahwa warga yang belum menerima BLT akan diberikan pada penyaluran BLT berikutjya di tahun 2021,”katanya.

Sementara itu Kepala Desa Wonua Raya Kecamatan Baito Rokiman mengakui, jika ada warga yang sebelumnya menerima BLT dan ditahap berikutnya sudah tidak lagi.

“Alasannya, dulukan dia kena penyakit kronis. Setelah sehat kembali, saya tanya mau tidak berbagi. Tetapi dia menjawab tidak mau dan itu kita sudah panggil untuk datang mengambil BLTnya,”akunya

Kades Wonua Raya ini menambahkan, untuk warga lainnya yang terlewatkan saat penyaluran BLT sudah dilakukan pemanggilan untuk menerima BLT.

“Iya benar tapi itu nanti tahun depan, mungkin teman-teman aparat salah menginformasikan,”pungkasnya.

AKBAR