September 25, 2018

Truk Bali Muatan Jati Illegal Ditangkap

BANYUWANGI – Truk muat kayu jati illegal logging, bernopol DK 9306 IB, ditangkap Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) bersama Tim Reskrim Polsek Glenmore saat melintas di depan SPBU Krikilan Kecamatan Glenmore, Senin (20/11), sekitar pukul 14.30 WIB.

Saat Tim Reskrim melakukan pemeriksaan dokumen keabsahan kepemilikan kayu tersebut, sopir truk sekaligus diduga pemilik kayu tidak bisa menunjukkan surat kepemilikan kayu jati yang hendak dikirim ke luar kota di hadapan petugas.

Sopir truk muat kayu jati yang diduga hasil curian itu bernama Wagiren, warga Dusun Sumbermanggis RT.5 RW.13 Desa Barurejo Kecamatan Siliragung.

“Wagiren, beserta barang bukti berupa truk muat kayu jati yang diduga hasil curian tersebut langsung dibawa ke Polsek Glenmore, untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ungkap salah seorang Petugas Perhutani.

Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (KBKPH) Genteng, Sujiman, saat dihubungi melalui teleponnya, membenarkan penangkapan truk muat kayu jati yang diduga hasil curian dari kawasan hutan RPH Pecinan.

Sujiman menambahkan bahwa pelaku illegal logging ini, memang sudah lama disanggong Petugas Perhutani. Malam ini, petugas gabungan Polhutmob, BKPH Genteng bersama Polsek Glenmore berhasil menangkap truk muat kayu di depan SPBU Krikilan Kecamatan Glenmore.

Sementara sopir truk bernama Wagiren, langsung digelandang ke mapolsek setempat guna dimintai keterangan lebih lanjut. Menurut keterangan Asper BKPH Genteng, Sujiman, kayu jati yang diduga hasil curian itu hendak dikirim ke luar kota.

Komandan Regu (Danru) Polisi Hutan Mobile (Polhutmob), Mu’aji, mengatakan bahwa dalam penyergapan pelaku illegal logging ini, Petugas Perhutani dibantu oleh petugas kepolisian setempat berhasil menangkap pelaku illegal logging beserta barang bukti berupa 1 unit truk dengan nopol DK 9306 IB dan kayu jati hasil curian sebanyak 30 batang dengan total volume 2.191 m³.

Reporter : Siswanto

banner 468x60
%d bloggers like this: