Tuntut Direktur Aneka Usaha Dipecat, Aksi Demonstrasi Mahasiswa USN Ricuh

48
Aparat Polres Kolaka dan Satpol PP saat mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa USN Kolaka di depan kantot Bupati. (FOTO : YUSRI)

BeritaRakyat.id, Kolaka – Aksi demonstrasi yang tergabung di Aliansi mahasiswa Universitas Sembilan Belas November (USN) Kabupaten Kolaka yang menuntut Direktur Perusahaan Daerah (PD) Aneka Usaha Armansyah untuk dipecat berakhir ricuh. Kericuhan itu dipicuh dengan adanya aksi lempar dari pengunjuk rasa kepada aparat pengamanan Polres dan Satpol PP di depan kantor Bupati di Jalan Pemuda Kabupaten Kolaka Rabu (30/09/2020).

Dalam aksi ini, aliansi mahasiswa USN menuntut agar Bupati Kolaka H Ahmad Safei untuk memecat direktur PD. Aneka Usaha. Aksi ini sempat ricuh dan terjadi lempar-lemparan antara mahasiswa dan anggota Polres Kolaka dan Sat Pol PP Pemda Kolaka.

Koordinator Lapangan (Korlap) Rahman Hidayat mengatakan, aksi mereka meminta Bupati Kolaka untuk mengeluarkan kebijakan untuk memecat direktur PD. Aneka Usaha Kolaka, Armansyah SE.

“Kepada Bupati Kolaka untuk segera memberhentikan aktivitas hauling yang dilakukan PD. Usaha Aneka sampai tuntutan masyarakat dipenuhi,”ungkapnya saat melakukan orasi di depan kantor Bupati Kolaka.

Rahman m meminta kiranya Bupati Kolaka agar secepatnya mengganti direktur PD Aneka Usaha karena tidak layak menduduki jabatan itu.

“Kami minta kepada Bupati Kolaka agar melihat langsung kondisi jalan yang ada di Pomalaa, sudah banyak kecelakaan yang terjadi selama aktivitas hauling yang dilakukan oleh PD Aneka Usaha,” tandasnya.

Setelah aksi mahasiswa USN berjalan cukup lama, akhirnya Bupati Kolaka H Ahmad Safei menerima 10 (sepuluh) perwakilan mahasiswa USN Kolaka untuk mendengarkan aspirasinya di ruang rapat Pemda Kolaka.

Baca Juga :  Kadispora dan Kepala Inspektorat Muna Dilaporkan Ke Ombudsman Perwakilan Sultra Gegara Ini

Dalam pertemuan ini, Bupati Kolaka H Ahmad Safei meminta waktu kepada perwakilan mahasiswa kiranya dalam waktu seminggu Pemda Kolaka akan memanggil pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), apakah PD Aneka Usaha melanggar atau tidak.

“Kami tidak tau kalau ada rekomendasi itu, makanya kami akan memanggil BPJN Sultra apakah ada pelanggaran yang dilakukan PD Aneka Usaha,” ujar Bupati Kolaka H Ahmad Safei saat menerima perwakilan mahasiswa diruang rapat kantor Bupati Kolaka.

Orang nomor satu di Kolaka ini menegaskan, pihak Pemda Kolaka tidak punya kewenangan untuk mencabut izin PD Aneka Usaha.

“Kami juga tidak punya kewenangan mencabut izin usaha, karna kalau salah kita buat keputusan, maka jabatan akan menjadi taruhannya,” tegasnya.

Bupati dua periode itu menambahkan, mulai besok kami akan membuat surat ke BPJN Sultra dan memanggil untuk mendengar pendapat dari pihak BPJN Sultra.

“Secepatnya akan dilayangkan surat ke BPJN untuk mempertanyakan soal kerusakan jalan seperti yang adik adik mahasiswa pertanyakan,”tandssnya.

YUSRI