Wagub Sultra Dirawat di RS Bahteramas, Diduga Terpapar Corona

1600
Wagub Sultra H. Lukman Abunawas (FOTO : INT)

BeritaRakyat.id,. Kendari – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra), H Lukman Abunawas, disebut-sebut terpapar virus Corona sejak, Senin (31/08/2020) malam. Namun, pihak terkait yang mencoba dikonfirmasi kebenaran kabar tersebut belum bisa berkomentar banyak.

Kendati demikian, Lukman kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Bahteramas. Ia tercatat sebagai pasien yang dirawat di salah satu ruang VVIP.

Hal ini dibenarkan Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUP Bahteramas, Hasmudin,
saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (01/09/2020). Namun, ia tidak menjelaskan penyakit yang diderita mantan Bupati Konawe dua periode itu.

“Betul beliau masuk rumah sakit. Itu saja yang bisa saya sampaikan. Keterangan selanjutnya nanti akan disampaikan sendiri,”
ujar Hasmudin.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra, M Ridwan Badalla, juga mengaku masih menunggu keterangan resmi dari pihak dinas kesehatan dan rumah sakit, terkait penyakit yang diderita Lukman.

“Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi saya terima dari dinas kesehatan dan rumah sakit jadi saya belum bisa berkomentar,” terangnya, melalui sambungan telepon, Selasa (01/09/2020).

Baca Juga :  THM Zpazio Janji Tuntaskan Izin Limbah Domestik Sebelum 90 Hari

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal juga tak mau memberikan keterangan. Ia menyebut Lukman sendiri yang akan menyampaikan langsung kondisi kesehatannya saat ini.

“Tunggu saja ya. Dia yang akan mengumumkan sendiri,” singkat dokter yang kerap disapa Wayong itu.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Sultra M. Ridwan yang dihubungi terpisah melalui via telephone enggan memberikan penjelasan jika orang nomor dua di Sultra itu terpapar Covid-19.

“Kami di dinas kesehatan hanya akan menyampaikan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit, untuk soal siapa dan nama yang dirawat itu ada di Rumah Sakit, nanti mereka yang melaporkan ke Dinas Kesehatan,”ujarnya singkat.

NURSADAH / HERMAN