Wali Kota Salurkan Bantuan Pupuk Cair Bio Konversi

52
Wali Kota Kendari H Sulkarnain Kadir saat menyerahkan pupuk kepada salah satu kelompok tani.(FOTO : IST)

BeritaRakyat.id, Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus berupaya mendukung seluruh petani yang ada di Kendari untuk meningkatkan produksi lahan tanaman pertaniannya.

Salah satu bentuk dukungan pemkot adalah memberikan bantuan pupuk cair hayati atau Bio Konversi kepada kelompok tani Amohalo di Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kamis (04/02/2021).

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, bantuan pupuk cair Bio Konversi merupakan hasil kerja pemerintahannya melobi kementerian pertanian. Dengan adanya bantuan tersebut, dia berharap para petani di Kendari semangat bekerja.

“Bapak dan ibu teruslah semangat bekerja, kami pemerintah akan terus berusaha sekuat tenaga untuk mengupayakan berbagai bantuan dan suport kepada bapak dan ibu sekalian salah satunya melalui pupuk cair yang kita hadirkan saat ini,” katanya.

Menurutnya, pupuk cair Bio Konversi lebih baik dari pupuk kimia karena ramah lingkungan dan bisa mengembalikan unsur hara tanah.

“Pupuk cair Bio Konversi ini jauh lebih baik dari pupuk kimia yang sering digunakan. Karena pupuk ini sangat ramah lingkungan bahkan bisa mengembalikan unsur hara pada tanah, sedang pupuk kimia sendiri, berpotensi merusak dalam jangka panjang sehingga dapat mempengaruhi hasil yang didapatkan,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Siti Ganef mengungkapkan, pupuk cair Bio Konversi memiliki manfaat, antara lain meningkatkan kesuburan, biologi, fisik, dan kimia tanah, menjaga daya tahan tanaman dari logam berat, dan mengurangi penggunaan pupuk kimia.

Baca Juga :  Lepas 2.000 Paket Bantuan Ikan, Pemprov Sultra Bakal Sasar Masyarakat Terdampak Pandemi

“Penggunaan pupuk cair Bio Konversi cocok untuk segala jenis tanaman pangan, palawija, tanaman perkebunan, kacang-kacangan, umbi-umbian, sayuran, buah, dan tanaman hias,” ungkapnya.

Selain membagikan pupuk cair Bio Konversi. Pemkot Kendari juga melaunching Kartu Tani dan dibagikan pada kelompok tani Amohalo.

Siti Ganef mengatakan, petani yang mendapatkan kartu tani mendapatkan beberapa manfaat, yaitu dapat digunakan menebus pupuk bersubsidi melalui mesin elektronik data capture (EDC) di pengecer resmi, sebagai kartu debet dan alat transaksi penjualan hasil panen, digunakan petani untuk mengajukan kredit usaha di lembaga perbankan dan keuangan yang telah ditunjuk pemerintah.

“Dan kemudahan dalam mendapatkan bantuan sosial maupun subsidi. Terutama untuk bidang pertanian dan beberapa program nasional kementerian terkait,” pungkasnya.

USAN