DPRD Konsel Desak Pemda Bayarkan Gaji 13 ASN dan Sertifikasi Guru

322
Anggota DPRD Konsel Erman SE

BeritaRakyat.id,. Konawe Selatan – Hingga kini, Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra) belum menerima Gaji 13. Begitu pun tunjangan sertifikasi guru melalui dinas pengelolaan keuangan dan aset daerah (DPKAD) setempat, juga belum terbayarkan.

Hal ini membuat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konsel, Erman, berang. Pasalnya, setiap hari pihaknya menerima laporan dari ASN dan guru yang belum diberikan haknya itu.

“Kami juga heran, kok hampir setiap hari ada laporan dari ASN dan guru di Konsel masuk kepada kami bahwa gaji 13 tahun 2020 dan tunjangan sertifikasi guru belum dibayarkan oleh Pemerintah Daerah Konawe Selatan,” kata Erman, kepada wartawan media ini, Senin (24/08/2020).

Menurut anggota Fraksi Golkar DPRD Konsel itu, pemda tidak ada alasan untuk tidak membayarkan gaji 13 dan tunjangan sertifikasi guru ini. Pasalnya, pemerintah pusat melalui menteri Keuangan RI telah melakukan transfer ke masing-masing daerah. Buktinya, pembayaran di daerah lain telah dilakukan sejak awal Agustus lalu.

“Alasan dan argumen apa, kenapa pemerintah belum membayarkan gaji 13 dan tunjangan sertifikasi guru, sementara daerah lain sudah dilakukan. Ini adalah hak ASN dan para guru penerima sertifikat dan harus segera dibayarkan,” tegasnya.

Senada dengan Erman, anggota DPRD Konsel lainnya, Ramlan, juga mempertanyakan anggaran puluhan miliar rupiah yang telah ditransfer untuk pembayaran hak ASN dan guru itu.

Baca Juga :  Maju Pilkada, Petahana Wajib Cuti 71 Hari Tanpa Tanggungan Negara

“Kami di DPRD saat LPKD lalu sudah menyampaikan kepada pemerintah melalui sekretaris daerah dan Kepala DPKAD Konsel, agar segera membayarkan gaji 13 dan sertfikasi guru, tetapi hingga saat ini ternyata belum terlaksana,” ungkap Ramlan, melalui sambungan telepon.

Mantan jurnalis itu mengaku, terkait belum dibayarkan gaji 13 untuk ASN dan sertifikasi guru, DPRD Konsel telah menjadwalkan untuk menggelar rapat dengar pendapat (RDP) atau hearing bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Konsel, paling lambat pekan depan.

“Saat ini kami seluruh anggota DPRD Konsel sementara melakukan reses di masing masing daerah pemilihan. Setelah masa reses kelar, kami akan menggelar RDP dan mengundang TAPD Konsel untuk mempertanyakan soal anggaran Pemda Konsel termasuk yang paling urgen adalah soal gaji 13 dan sertifikasi guru,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala DPKAD Konsel, Dr Sahlul, yang hendak di konfirmasi di kantornya tidak berada di tempat. Begitu juga saat di hubungi melalui sambungan telepon atau pesan singkat juga tak ditanggapi.

AKBAR/NURSADAH