Perusahaan Tambang di Konkep Diminta Libatkan Putera Daerah

136
Forum Rekonsiliasi Masyarakat Wawonii saat memggelar konferensi pers di Kendari. (FOTO: IST)

BeritaRakyat.id, Kendari – Forum Rekonsiliasi Masyarakat Wawonii meminta agar putera daerah dilibatkan dalam posisi strategis di perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Sulawesi Tenggara.

Ketua Forum Rekonsiliasi Masyarakat Wawoni Muhamad Yakup Toarima mengatakan, sejauh ini putera puteri di Pulau Wawoni hanya dilibatkan sebagai pekerja buruh kasar di perusahaan tambang yang beroperasi.

“Kita mengharapkan agar siapa pun perusahaan pertambangan yang akan melakukan eksplorasi di Pulau Wawonii agar melibatkan putera daerah dengan jabatan strategis. Setidaknya bisa ditempatkan posisinya sebagai pengambil kebijakan dalam perusahaan,” kata Muhamad Yakup Toarima di Kota Kendari, Rabu (23/12/2020).

Katanya, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah (pemda) setempat agar bisa bersinergi dalam rangka membangun serta menyatukan visi misi perusahaan tambang yang masuk.

Baca Juga :  Zhulfiqhi Terpilih Aklamasi Jadi Ketua ARM Sultra

“Kita akan melakukan komunikasi dengan pemerintah provinsi termasuk pemerintah pusat untuk memprioritaskan putera daerah. Kita juga akan komunikasi dengan aparat penegak hukum agar tidak ada lagi warga yang ditangkap saat menolak pertambangan yang masuk,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Pengacara Forum Rekonsiliasi Masyararat Wawoni, Hasrun menambahkan, pertimbangan untuk melibatkan putera puteri daerah dalam perusahaan tambang, karena sumber daya manusia dan sumber daya alam di Konkep sangat mendukung.

“Kami juga menginginkan agar Wawoni jauh lebih maju dari daerah lain. Ketika produksi berjalan, perusahaan tidak hanya mengambil ore nikel tetapi membangun sebuah pabrik untuk jangka panjang,” tutupnya.

RANDI/NURSADAH